TPID Riau Kembali Gelar Pasar Murah di Kampar

  • 05 Feb 2026 10:13 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemprov Riau kembali menjadwalkan pelaksanaan operasi pasar murah yang ke-23 di Kabupaten Kampar pada Kamis 5 Februari 2026.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau, Taufiq Oesman Hamid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari intervensi rutin pemerintah dalam mengamankan pasokan pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Sepanjang 2026 ini, TPID sudah turun langsung ke 22 titik untuk menggelar pasar murah. Hari ini saja baru kita laksanakan di Pasar Limbungan Baru, Pekanbaru,” kata Taufiq di Pekanbaru, Rabu 4 Februari 2026.

Menurutnya, operasi pasar murah tidak hanya difokuskan di satu wilayah, melainkan dirancang berkeliling ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Pola bergilir ini dilakukan agar manfaat pasar murah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.

“Target kami, dalam satu minggu selalu ada kegiatan pasar murah. Memang Pekanbaru masih cukup sering, tetapi daerah lain tetap menjadi sasaran utama secara bergantian,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan besok, lokasi pasar murah ditetapkan di halaman Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim, Kabupaten Kampar. Kegiatan akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan terbuka bagi masyarakat umum dengan harga komoditas yang dipastikan lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Berbagai kebutuhan pokok disiapkan dalam operasi pasar tersebut. Beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Selain itu, tersedia beras Anak Daro dan Sokan dengan harga Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram. Gula pasir dipatok Rp17.000 per kilogram, sementara minyak goreng ditawarkan dalam beberapa pilihan, seperti Salvaco Rp21.000 per liter, Palmco Rp16.000 per bungkus, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Komoditas lain yang turut dijual antara lain tepung tapioka seharga Rp8.000 dan aneka jenis garam mulai dari Rp2.000. Untuk cabai merah, bawang, kentang, serta telur ayam, harga akan disesuaikan dengan harga produsen dan kondisi pasar terkini agar tetap kompetitif dan terjangkau.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Riau berharap laju inflasi tetap terkendali dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....