Awal Pekan Februari, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

  • 01 Feb 2026 16:46 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok. 

Kepala bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UkM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan salah satu strategi yang dilakukan pihaknya yakni mengadakan operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten kota.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang HBKN Ramadan dan Idulfitri," ujar Tetty, Minggu 1 Februari 2026.

Tetty menjelaskan pada minggu pertama Februari, akan digelar operasi pasar murah di lima titik yang ada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. 

"Pekan pertama Februari akan digelar operasi pasar murah Topling di 5 lokasi. Untuk yang di Kota Pekanbaru, di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit pada 2 Februari, Halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari pada 3 Februari dan Fasum RW 16 Limbungan Barat pada 4 Februari," katanya.

Kemudian, pada 6 Februari akan diadakan di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya. Sementara untuk Kabupaten Kampar diadakan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari.

Tetty menuturkan, untuk harga bahan pokok dipastikan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Diantaranya, untuk beras SPHP Rp60 ribu/5 kilogram, beras anak daro Rp162 ribu/10 kg, beras sokan Rp162 ribu/10 kg, beras sokan Rp81ribu/5kg, beras anak daro Rp81 ribu/5kg, gula pasir Rp17 ribu/kg, minyak Salvaco Rp21 ribu/liter, minyak Palmco Rp16 ribu/bungkus dan minyakita Rp15.500/bungkus.

"Sementara untuk garam krista Rp2.000/200gram, garam nusantara Rp2.000/250 gram, tepung tapioka Rp8.000/bungkus. Untuk cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam," tuturnya.

Tetty mengimbau bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

"Pasar murah akan digelar pada pukul 08.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," ucapnya.

Sementara itu, untuk mendukung kebutuhan masyarakat saat operasi pasar murah, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay menyebutkan pihaknya menyediakan bahan pokok secara beragam setiap harinya.

Mulai dari 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP dan 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram serta 40 karung beras anak daro kemasan 5 kilogram.

"Untuk beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Dan telur masing-masing lokasi disediakan 50 papan serta juga cabai merah dan bawang merah," kata Ade. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....