PLN Targetkan 2027 Seluruh Pelosok Siak Masuk Listrik
- 28 Jan 2026 11:08 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Siak - Bupati Siak, Afni Zulkifli, menargetkan seluruh pelosok wilayah Kabupaten Siak sudah teraliri listrik pada tahun 2027. Hal tersebut tersebut disampaikannya saat berkunjung ke Kantor PLN UP3 Pekanbaru di Jalan Setia Budi, Selasa, 27 Januari 2026.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program Listrik Desa (Lisdes). Afni menegaskan, kunci percepatan realisasi target tersebut adalah ketepatan perencanaan dan kelengkapan usulan dari Pemerintah Kampung. Untuk itu pihaknya memerintahkan seluruh penghulu, khususnya yang wilayahnya belum teraliri listrik, agar segera mengajukan proposal paling lambat akhir Februari 2026.
“Pengajuan ini penting agar bisa masuk dalam rencana kerja PLN tahun 2027. Lisdes ini program pemerintah pusat di luar dari anggaran yang tersedia di PLN. Kita berharap pada tahun tersebut sudah tidak ada lagi desa terpencil di Siak yang belum teraliri listrik,” ujar Afni.
| Baca juga: Pemko Pekanbaru Siapkan Unit Sekolah Baru |
Menurutnya, percepatan akses listrik bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan keadilan pelayanan dasar bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terluar dan terjauh.
Manager PLN UP2K Riau, Denny Yendra, menyampaikan bahwa PLN telah memetakan potensi lokasi Program Lisdes untuk tahun 2026 di Kabupaten Siak.
"Dua dusun yang masuk dalam daftar potensi tersebut adalah Dusun Rimbo Cempedak serta Dusun Kayu Batu dan Baru Jaya. Selain itu juga ada beberapa Dusun di Minas, Sungai Mandau dan Kerinci Kanan," kata Denny.
Denny mengakui, pelaksanaan Program Lisdes masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keberadaan pemukiman yang berada di kawasan instalasi Migas, keterbatasan infrastruktur akses jalan serta kendala perizinan pembebasan dan penyediaan lahan.
“Tantangan lainnya juga berasal dari wilayah perkebunan dan kawasan hutan, yang memerlukan izin khusus sebelum pembangunan jaringan listrik dapat dilakukan,” ucap Denny.
Selain itu, PLN juga menyoroti masih kurang akuratnya data dan informasi dalam usulan daerah. Banyak proposal yang belum mencantumkan lokasi yang pasti, jumlah rumah yang belum berlistrik secara riil, serta status kepemilikan lahan.
Meski menghadapi berbagai tantangan tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa dan dusun di Kabupaten Siak, sebagai bagian dari dukungan terhadap target Bupati Siak agar seluruh wilayah sudah berlistrik pada tahun 2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....