TP-PKK Inhil Semarakkan Ramadan Dengan Pesantren Kilat

  • 21 Feb 2026 18:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dalam rangka meraih keutamaan ibadah di Bulan Suci Ramadan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Indragiri Hilir (Inhil) menginisiasi kegiatan Pesantren Kilat. Pada pekan pertama, kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Sabtu 21 Februari 2026 pagi, bertepatan dengan 3 Ramadan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil, Herman, yang diawali dengan Salat Dhuha dan Salat Tasbih berjemaah. Dalam kesempatan itu juga diserahkan santunan kepada anak yatim/piatu, lansia, dan kaum dhuafa.

Bupati Herman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesantren Kilat tersebut. Ia menilai kegiatan serupa perlu terus digalakkan, mengingat besarnya ganjaran pahala di bulan Ramadan.

“Ibadah di bulan puasa memiliki pahala yang berlipat ganda. Salat Dhuha bukan hanya berkaitan dengan kelapangan rezeki, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Begitu pula Salat Tasbih, setidaknya sekali seumur hidup sebaiknya kita laksanakan karena keutamaannya sebagai penghapus dosa,” ujarnya.

Pesantren Kilat ini menjadi agenda rutin TP. PKK Inhil yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Inhil.

Ketua TP. PKK Inhil, Katerina Susanti Herman, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir di sejumlah masjid.

“Minggu ini kita laksanakan di Al-Huda. Sabtu depan di Masjid Darul Hikmah Batang Tuaka, kemudian dilanjutkan di Masjid Jalan Trimas. Perpindahan lokasi ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan amaliah dan memperbaiki kualitas diri, sehingga puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus,” jelasnya.

Selain Pesantren Kilat, TP. PKK Inhil juga mengoptimalkan kegiatan Ramadan melalui berbagai program sosial dan keagamaan.

“Kami berbagi takjil setiap Jumat petang bersama gabungan organisasi wanita di Inhil, memberikan santunan kepada yatim/piatu, lansia, dan kaum dhuafa yang bersinergi dengan Baznas, serta melaksanakan Khataman Al-Qur’an,” kata Katerina.

Kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Effendi LC, yang menguraikan makna puasa sebagai sarana mengendalikan diri dari kemaksiatan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....