Ramadhan dan Tantangan Generasi Digital

  • 19 Feb 2026 16:44 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ramadan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia, termasuk juga generasi muda yang ikut berbahagia menyambut bulan suci Ramadan. Terlihat berbagai konten-konten kreatif mulai bermunculan mulai yang menandakan generasi muda dan digital memang tidak bisa dilepaskan.

Dalam obrolan Religi Night Pro 2 Pekanbaru bersama Burhanuddin Agung, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Riau, pada Jumat, 13 Februari 2026 dibahas secara mendalam bagaimana Ramadan bisa menjadi momentum perubahan, khususnya bagi generasi muda.

Salah satu persoalan yang disorot adalah tantangan era digital. Perkembangan teknologi dan media sosial memang membawa manfaat, tetapi juga menciptakan jebakan informasi satu arah.

Generasi muda mudah terpapar konten tanpa proses penyaringan yang memadai. Akibatnya, muncul sikap individualistik, meningkatnya kecanduan gawai, hingga pergeseran nilai moral.

Dalam perspektif ini, Ramadhan hadir sebagai “madrasah kehidupan”. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan pengendalian diri.

Jika sesuatu yang halal seperti makan dan minum saja ditahan, apalagi hal-hal yang jelas merusak. Konsep menahan diri inilah yang relevan untuk mengontrol penggunaan teknologi secara bijak.

Dr. Burhanuddin menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada gawai dan membangun kembali interaksi sosial yang sehat. Ramadan menjadi waktu ideal untuk mengatur ulang kebiasaan: membatasi waktu layar, memperbanyak diskusi tatap muka, serta kembali menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda.

Krisis moral dan spiritual saat ini, menurutnya, bukan semata karena faktor ekonomi, tetapi karena lemahnya pemahaman dan penghayatan spiritual. Jika Ramadan dijalani secara utuh, ia bisa menjadi benteng karakter yang kuat. Dari pengendalian diri lahirlah disiplin, dari disiplin lahirlah integritas.

Dengan demikian, Ramadan bukan hanya ritual tahunan. Ia adalah momentum revolusi pribadi dan sosial kesempatan memperbaiki arah hidup di tengah derasnya arus digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....