BBPOM Pekanbaru Intensif Awasi Pangan Ramadan

  • 12 Feb 2026 17:16 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang bulan suci Ramadan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru meningkatkan intensitas pengawasan terhadap peredaran pangan di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan mutu produk pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, menyampaikan pengawasan akan menyasar seluruh rantai distribusi pangan, mulai dari importir, distributor, hingga sarana ritel seperti swalayan, minimarket, dan toko tradisional.

“Kami akan melaksanakan intensifikasi pengawasan pangan di seluruh sarana distribusi. Tujuannya memastikan setiap produk yang beredar aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Alex, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, selain memeriksa izin edar dan masa kedaluwarsa, petugas juga akan memastikan produk tidak rusak serta disimpan sesuai ketentuan.

Tak hanya itu, BBPOM Pekanbaru juga memberi perhatian khusus terhadap jajanan takjil yang marak dijual selama Ramadan. Pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan dengan memanfaatkan mobil Laboratorium Keliling.

“Khusus takjil, kami lakukan pengujian di tempat menggunakan mobil Laboratorium Keliling sehingga hasilnya bisa diketahui dengan cepat,” katanya.

Pengujian tersebut bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil yang dilarang digunakan dalam pangan.

Alex juga mengingatkan para pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan keamanan pangan dan tidak menggunakan bahan tambahan berbahaya demi keuntungan semata.

“Kami mengimbau pelaku usaha untuk memastikan produk yang dijual telah memenuhi standar keamanan pangan. Ini demi melindungi konsumen,” ungkapnya.

Dengan pengawasan yang diperketat ini, BBPOM Pekanbaru berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kualitas pangan yang dikonsumsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....