Bonus Atlet PON dan Peparnas Riau Ditargetkan Cair Sebelum Haornas

  • 08 Jul 2026 16:21 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Harapan ribuan atlet, pelatih, dan ofisial Riau peraih prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Riau memastikan proses pencairan bonus terus berjalan setelah Surat Keputusan (SK) pemberian bonus resmi ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Yurnalis, mengatakan saat ini proses pencairan memasuki tahap penyelesaian administrasi dan penyesuaian dengan kondisi keuangan daerah. Ia menyebut bonus ditargetkan dapat direalisasikan sebelum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September mendatang.

"SK pemberian bonus sudah ditandatangani. Saat ini kami menyelesaikan administrasi dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Insyaallah targetnya bonus dapat direalisasikan sebelum Hari Olahraga Nasional," ujar Yurnalis, Senin, 6 Juni 2026.

Ia menegaskan keterlambatan pencairan bonus bukan karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap atlet dan pelatih. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi tekanan fiskal daerah yang masih menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sehingga proses pencairan membutuhkan penyesuaian.

Menanggapi hal itu, Ketua NPCI Riau, Indra Warman, mengaku pihaknya mempercayakan sepenuhnya proses pencairan bonus kepada Pemerintah Provinsi Riau. Ia berharap janji yang telah disampaikan Dispora Riau dapat segera direalisasikan, mengingat banyak atlet, khususnya atlet disabilitas, sangat menantikan bonus tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi Riau. Melalui Kadispora, bonus dijanjikan akan segera dicairkan. Kami berharap janji itu dapat direalisasikan, karena banyak atlet disabilitas yang sangat mengandalkan bonus ini untuk menyambung hidup," kata Indra Warman.

Sebelumnya, pelatih senam Riau, Ahmad Markos, juga menyampaikan kekecewaannya atas belum cairnya bonus atlet PON XXI. Menurutnya, bonus merupakan hak atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Riau di tingkat nasional sehingga seharusnya dapat dibayarkan tepat waktu.

"Hak atlet itu sebenarnya harus segera dibayarkan. Itu adalah jerih payah mereka yang telah berjuang membawa nama baik daerah," ujar Ahmad Markos.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....