Dua Atlet F1 Fighter One Bidik Tiket menuju Level Internasional di PBTI Series V

  • 06 Jul 2026 11:59 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - F1 Fighter One Taekwondo Academy kembali mengirimkan atlet terbaiknya untuk bersaing di ajang bergengsi tingkat nasional. Kali ini, dua taekwondoin asal Pekanbaru akan tampil pada International Ksatria Nusantara PBTI Series V yang berlangsung di Gedung Serbaguna Universitas Lampung (GSG Unila), Bandar Lampung, pada 10–12 Juli 2026.

Kejuaraan yang menjadi seri penutup kalender kompetisi nasional Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu ajang pemantauan atlet menuju program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), sekaligus membuka peluang tampil di kejuaraan internasional.

Pelatih F1 Fighter One Taekwondo Academy yang juga Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau, Devri, mengatakan akademinya mengirimkan dua atlet dengan target utama meraih medali emas agar dapat melangkah ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi.

"Kami menurunkan dua atlet pada kategori yang berbeda dan target utama tentu meraih medali emas. Kejuaraan ini sangat penting karena menjadi salah satu tolok ukur pembinaan atlet menuju level nasional hingga internasional," ujar Devri, Senin 6 Juni 2026.

Dua atlet yang akan mewakili F1 Fighter One adalah Muhammad Iqbal Putra Jonasti di kelas Under 54 kilogram Senior Putra dan Devlin Pramesta Hutami di kelas Under 41 kilogram Cadet Putri.

Menurut Devri, Muhammad Iqbal Putra Jonasti memiliki peluang besar melanjutkan kiprahnya apabila mampu menjadi juara pada PBTI Series V.

"Target Iqbal tentu meraih medali emas sehingga bisa lolos ke Indonesia Open di Jakarta pada bulan Agustus nanti," katanya.

Sementara itu, Devlin Pramesta Hutami juga dipersiapkan untuk menembus program pembinaan atlet muda nasional. Prestasi di Bandar Lampung akan menjadi modal penting bagi dirinya untuk masuk dalam radar pencarian bakat Pengurus Besar Taekwondo Indonesia.

"Untuk Devlin, targetnya juga medali emas agar bisa masuk sebagai atlet hasil talent scouting PBTI dan dipersiapkan menjadi calon atlet junior pada 2027," jelas Devri.

Ia menambahkan, seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal agar kedua atlet mampu tampil optimal menghadapi persaingan yang akan diikuti taekwondoin terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kami berharap Iqbal dan Devlin dapat bertanding dengan percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengharumkan nama Riau, sekaligus membuka jalan untuk tampil pada level yang lebih tinggi," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....