Popda dan Peparpeda Riau 2026 Dipastikan Batal Digelar

  • 12 Mei 2026 11:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Riau tahun 2026 dipastikan batal digelar. Pembatalan tersebut dilakukan akibat kebijakan efisiensi belanja dalam APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2026.

Kepastian pembatalan itu disampaikan melalui surat resmi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau Nomor: B/400.4/76/DISPORA/2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di Riau.

Dalam surat tersebut dijelaskan, keputusan pembatalan mengacu pada Surat Edaran Nomor:100.3.4.1/BPKAD/521 tentang Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 yang diterbitkan pada 4 Februari 2026.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau, Yurnalis, mengatakan kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk mendukung pelaksanaan dua ajang olahraga pelajar tersebut.

“Keadaan keuangan daerah yang tidak memungkinkan berdampak pada tidak dapat diselenggarakannya Popda dan Peparpeda tahun ini,” ujar Yurnalis, Senin 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan, selain faktor efisiensi anggaran daerah, pembatalan juga dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat yang meniadakan agenda pra-Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas).

“Output dari Popda ini adalah Pra-Popnas yang juga telah dibatalkan penyelenggaraannya oleh pemerintah pusat,” katanya.

Dalam surat edaran yang disampaikan kepada kabupaten/kota, Dispora Riau juga menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan tersebut dan berharap seluruh pihak dapat memahami kondisi yang terjadi saat ini.

Selain itu, pelaksanaan Popda dan Peparpeda direncanakan akan kembali diprogramkan pada waktu yang memungkinkan sesuai ketersediaan anggaran daerah.

Sebelumnya, Popda XVII Riau direncanakan berlangsung pada Juni 2026. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi), jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan juga telah dikurangi menjadi empat cabang, yakni basket, bola voli, sepak takraw, dan sepak bola.

Padahal, pada pelaksanaan Popda XVI tahun 2024 lalu terdapat sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya atletik, basket, bulutangkis, renang, sepak bola, sepak takraw, pencak silat, tenis lapangan, dan bola voli.

Bahkan, sosialisasi terkait pelaksanaan Popda 2026 sebenarnya telah dilakukan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau melalui rapat koordinasi bersama 12 kabupaten/kota pada Februari lalu di Pekanbaru.

Pada Popda XVI tahun 2024, Kota Pekanbaru berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 37 medali emas, 27 perak, dan 36 perunggu. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bengkalis, disusul Kabupaten Siak di peringkat ketiga.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....