Cendol Labu Kuning, Sajian Segar Berwarna Cerah yang Cocok untuk Cuaca Panas
- 13 Agt 2026 10:22 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Cendol identik dengan butiran hijau yang disajikan bersama gula aren, santan, dan es. Namun, ada kreasi cendol yang tak kalah menarik untuk dicoba, yakni cendol labu kuning.
Seperti namanya, cendol ini menggunakan labu kuning sebagai salah satu bahan utama. Warna kuning cerah yang dihasilkan berasal dari labu secara alami, sehingga tidak membutuhkan pewarna buatan. Selain memberikan tampilan yang menggugah selera, labu kuning juga dikenal mengandung karoten dan vitamin A.
Teksturnya kenyal dan lembut dengan cita rasa manis yang ringan. Ketika dipadukan dengan legitnya gula aren, gurihnya santan, dan dinginnya es batu, cendol labu kuning menjadi minuman pencuci dahaga yang pas dinikmati di tengah cuaca panas.
Kreasi ini diperkenalkan oleh Nadia Sabrina, mahasiswi Universitas Pahlawan, melalui resep Cara Membuat Cendol Labu Kuning yang Segar dan Menyehatkan.
Bahan-Bahan
Bahan Cendol
- 300 gram labu kuning, kukus hingga empuk lalu haluskan selagi panas
- 2 sendok makan tepung beras
- 3 sendok makan tepung tapioka
- 3 sendok makan gula pasir
- ½ sendok teh garam
- 500 ml air
- 1 lembar daun pandan, ikat simpul
Bahan Sirup Gula Aren
- 250 gram gula merah atau gula aren, serut halus
- 300 ml air
- 1 lembar daun pandan
Bahan Kuah Santan
- 400 ml santan kental
- ½ sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
Pelengkap
- Es batu secukupnya
- Air dingin atau air es secukupnya untuk merendam cendol
Cara Membuat Cendol Labu Kuning
1. Membuat Adonan Cendol
Pertama, kukus labu kuning hingga benar-benar empuk. Setelah matang, haluskan selagi masih panas agar teksturnya lebih mudah lembut. Sisihkan.
Masukkan labu kuning yang telah dihaluskan ke dalam panci, kemudian campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, garam, dan air. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan tidak ada gumpalan. Jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih halus, adonan dapat disaring terlebih dahulu.
Masak adonan menggunakan api kecil. Masukkan daun pandan untuk memberikan aroma harum. Aduk terus secara perlahan agar adonan tidak menggumpal atau gosong di bagian bawah.
Masak selama kurang lebih 10–15 menit hingga adonan mengental, meletup-letup, dan terlihat licin serta berkilau. Setelah matang, segera cetak karena adonan akan lebih sulit dibentuk jika sudah dingin.
2. Mencetak Cendol
Siapkan baskom yang telah diisi air dingin dan es batu.
Gunakan cetakan cendol. Jika tidak memiliki cetakan khusus, saringan dengan lubang kecil juga dapat digunakan.
| Baca juga: Cara Membuat Asinan Buah Segar Nikmat |
Tuangkan adonan cendol yang masih panas ke dalam cetakan, kemudian tekan hingga adonan keluar menjadi butiran-butiran kecil dan langsung jatuh ke dalam air es.
Diamkan beberapa saat hingga cendol mengeras dan teksturnya menjadi kenyal. Setelah itu, tiriskan.
3. Membuat Sirup Gula Aren
Untuk membuat sirup, rebus gula merah atau gula aren bersama air dan daun pandan.
Masak hingga gula benar-benar larut dan kuahnya sedikit mengental. Setelah matang, saring untuk memisahkan kotoran atau ampas gula. Sisihkan.
4. Membuat Kuah Santan
Masukkan santan, garam, dan daun pandan ke dalam panci. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk perlahan.
Pastikan santan tidak dibiarkan mendidih terlalu lama agar tidak pecah. Setelah panas dan hampir mendidih, matikan api. Sisihkan hingga siap digunakan.
Cara Penyajian
Siapkan gelas saji, kemudian masukkan cendol labu kuning secukupnya.
Tuangkan sirup gula aren sesuai tingkat kemanisan yang diinginkan. Setelah itu, tambahkan kuah santan dan es batu secukupnya.
Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur. Cendol labu kuning pun siap dinikmati dalam kondisi dingin.
Perpaduan warna kuning cerah dari labu, cokelat pekat gula aren, dan putih santan membuat sajian ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menarik secara visual.
Tips agar Cendol Labu Kuning Berhasil. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat cendol labu kuning di rumah.
Pertama, adonan harus terus diaduk selama proses memasak agar tidak gosong dan teksturnya merata. Kedua, cendol sebaiknya dicetak ketika adonan masih panas karena adonan yang sudah dingin akan mengeras dan sulit ditekan melalui cetakan.
Jumlah labu kuning juga dapat disesuaikan. Semakin banyak labu yang digunakan, warna cendol akan semakin kuning dan menarik, meskipun teksturnya akan menjadi sedikit lebih lembut.
Untuk memperkaya rasa, potongan nangka matang juga bisa ditambahkan sebagai pelengkap. Aroma khas nangka akan berpadu dengan gula aren dan santan sehingga menghasilkan cita rasa yang semakin menggoda.
Cendol yang telah dibuat sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan dikonsumsi dalam waktu sekitar 1–2 hari agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara pembuatan yang relatif sederhana, cendol labu kuning bisa menjadi alternatif sajian tradisional yang segar, menarik, dan cocok dinikmati bersama keluarga. Selamat mencoba!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....