Belacan Rokan Hilir, Aroma Tajam Warisan Pesisir
- 13 Agt 2026 09:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Aromanya tajam dan khas, tetapi justru di situlah daya tariknya. Belacan Rokan Hilir atau Terasi Bagan merupakan produk olahan berbahan udang rebon yang telah lama dikenal sebagai bagian dari kekayaan kuliner pesisir Rokan Hilir, Riau. Kini, produk tradisional tersebut tengah didorong memperoleh perlindungan Indikasi Geografis (IG) untuk menjaga reputasi, karakteristik, serta keterkaitannya dengan daerah asal.
Belacan Rokan Hilir memiliki karakter yang kuat sebagai bumbu penyedap. Proses pengolahan udang rebon melalui penggaraman, pengeringan, penghalusan, hingga fermentasi menghasilkan cita rasa gurih yang pekat dan aroma khas. Teknik pengolahan yang dilakukan secara tradisional menjadi bagian penting dari karakter produk berbasis hasil perikanan ini.
Keberadaan belacan juga tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat pesisir Rokan Hilir. Wilayah Bagan dan sekitarnya memiliki sejarah panjang sebagai kawasan yang berkaitan erat dengan aktivitas perikanan. Ketersediaan bahan baku dari hasil laut serta keterampilan masyarakat dalam mengolahnya turut membentuk reputasi produk yang kemudian dikenal luas sebagai Terasi Bagan.
Berdasarkan portal resmi RRI.co.id dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Upaya perlindungan IG kini memasuki tahap yang lebih serius. Pada 30 Juli 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau melakukan pendampingan penyusunan dokumen deskripsi IG Terasi Bagan Rokan Hilir bersama Dinas Perikanan, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), penyuluh perikanan, dan pelaku usaha. Dokumen tersebut antara lain memuat sejarah, reputasi, karakteristik, wilayah produksi, proses pengolahan, bahan baku, serta sistem pengawasan mutu.
Kanwil Kementerian Hukum Riau sebelumnya juga memasukkan Belacan Rokan Hilir dalam empat potensi IG prioritas di Provinsi Riau. Penilaian tersebut didasarkan pada karakteristik khas, reputasi daerah, serta keterkaitan produk dengan faktor geografis. Perlindungan IG diharapkan dapat memperkuat identitas produk sekaligus memberikan nilai tambah dan daya saing bagi masyarakat yang menghasilkannya.
Bagi Rokan Hilir, belacan bukan sekadar bumbu dapur yang menghadirkan aroma kuat pada sambal dan masakan. Ia menyimpan cerita tentang hasil laut, keterampilan pengolah, tradisi masyarakat pesisir, dan cita rasa yang diwariskan dari waktu ke waktu. Jika proses perlindungan IG berhasil diwujudkan, Belacan Rokan Hilir dapat semakin kuat sebagai identitas kuliner daerah sekaligus produk lokal yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....