Gulai Acar Ikan Gembung Warisan Kuliner Nusantara yang Lezat dan Bergizi

  • 09 Apr 2026 15:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Gulai acar ikan gembung merupakan salah satu kuliner khas Nusantara yang memadukan cita rasa asam, gurih, dan rempah yang kuat. Hidangan ini banyak ditemukan di wilayah pesisir Sumatra, khususnya Riau dan Sumatra Barat, yang kaya akan hasil laut. Secara historis, gulai sendiri merupakan masakan tradisional Melayu yang berkembang dari pengaruh rempah-rempah lokal dan budaya India, kemudian beradaptasi dengan bahan setempat seperti ikan kembung.

Sementara itu, “acar” dalam hidangan ini merujuk pada sentuhan rasa asam segar dari bahan seperti asam jawa atau cuka yang memberi keseimbangan rasa. Dikutip dari literatur umum ikan kembung dan kuliner Nusantara, dari segi kandungan gizi, ikan kembung (sering disebut ikan gembung dalam beberapa daerah) dikenal sebagai sumber protein tinggi dan nutrisi penting.

Dalam 100 gram ikan kembung terdapat sekitar 21 gram protein, serta lemak sehat, kalsium, fosfor, dan kalium . Selain itu, ikan ini kaya akan asam lemak omega-3, vitamin B kompleks, zat besi, dan zinc yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, otak, serta daya tahan tubuh . Kandungan gizinya yang tinggi menjadikan gulai acar ikan gembung bukan hanya lezat, tetapi juga bernilai nutrisi tinggi.

Bahan utama dalam pembuatan gulai acar ikan gembung meliputi ikan kembung segar, santan, bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, lengkuas, serai, serta tambahan asam seperti asam jawa atau belimbing wuluh. Cara membuatnya dimulai dengan menumis bumbu halus hingga harum, lalu menambahkan santan dan rempah lainnya.

Setelah kuah mendidih, ikan dimasukkan dan dimasak hingga matang serta bumbu meresap. Sentuhan akhir berupa rasa asam segar menjadi ciri khas yang membedakan gulai ini dari gulai pada umumnya.

Variasi gulai acar ikan gembung cukup beragam tergantung daerah. Ada yang menambahkan sayuran seperti timun atau wortel untuk memperkuat unsur “acar”, ada pula yang menggunakan cabai lebih banyak untuk rasa pedas dominan.

Penyajiannya biasanya dilakukan dalam keadaan hangat, ditemani nasi putih dan sambal, sehingga menciptakan perpaduan rasa yang kaya dan menggugah selera. Di beberapa daerah, hidangan ini juga disajikan dalam acara keluarga atau jamuan adat.

Dari sisi peluang bisnis, gulai acar ikan gembung memiliki prospek yang menjanjikan karena bahan bakunya mudah didapat dan relatif terjangkau. Ikan kembung sendiri merupakan ikan populer di Indonesia dengan harga ekonomis namun bergizi tinggi.

Hal ini memungkinkan pelaku usaha kuliner untuk menawarkan menu sehat dengan harga bersaing. Dengan inovasi kemasan modern atau konsep restoran khas daerah, gulai ini berpotensi menarik pasar yang lebih luas, termasuk wisata kuliner.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....