Es Teh setelah Makan, Segar tapi Ada Risikonya

  • 06 Okt 2026 17:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bagi banyak orang, makan rasanya belum lengkap tanpa segelas es teh. Minuman dingin dengan rasa manis ini memang menyegarkan, terutama setelah menikmati makanan yang gurih atau pedas.

Namun, kebiasaan minum teh tepat setelah makan ternyata perlu diperhatikan. Bukan karena teh tidak boleh dikonsumsi, tetapi karena beberapa kandungan di dalam teh dapat memengaruhi penyerapan zat besi dari makanan.

Teh mengandung tanin dan senyawa polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama zat besi yang berasal dari makanan nabati. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa kebiasaan minum teh atau kopi setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi. Karena itu, orang yang membutuhkan asupan zat besi, termasuk kelompok yang rentan mengalami anemia, perlu lebih memperhatikan kebiasaan ini.

Selain masalah penyerapan zat besi, yang perlu diperhatikan adalah gula dalam es teh manis. Jika dikonsumsi terlalu sering dengan gula yang berlebihan, asupan gula harian bisa meningkat tanpa disadari. Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan konsumsi es teh manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes dan hipertensi. Karena itu, pilihan yang lebih baik adalah mengurangi gula atau memilih teh tanpa gula.

Lantas, apakah harus berhenti minum teh setelah makan? Tidak perlu, yang penting adalah mengatur waktunya. Kementerian Kesehatan RI menyarankan memberikan jeda antara waktu makan dan minum teh agar tidak mengganggu penyerapan zat besi. Sebagai pilihan sederhana, air putih dapat menjadi minuman utama saat makan. Jika ingin minum teh, berikan jarak setelah waktu makan.

Jadi, segelas es teh sesekali bukan berarti langsung membahayakan kesehatan. Namun, jika sudah menjadi kebiasaan setiap kali selesai makan, sebaiknya mulai dikurangi. Apalagi bila teh dibuat sangat manis.

Ingat, yang perlu diperhatikan bukan hanya apa yang kita makan, tetapi juga apa yang kita minum dan kapan kita mengonsumsinya. Dengan memilih air putih saat makan dan membatasi teh manis, kita bisa tetap menikmati teh sekaligus menjaga pola makan yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....