Apakah Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Kematian, Begini Penjelasannya
- 06 Okt 2026 15:57 WIB
- Pekanbaru
Poin Utama
- Apakah Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Kematian? Begini Penjelasannya
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Sakit gigi merupakan salah satu keluhan kesehatan yang cukup sering dialami masyarakat. Rasa nyeri yang muncul terkadang dianggap sebagai masalah ringan dan hanya membutuhkan obat pereda sakit.
Namun, sakit gigi yang berlangsung lama dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat ternyata dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Menurut Alodokter, infeksi pada gigi atau gusi dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Meski demikian, kondisi hingga menyebabkan kematian tergolong sangat jarang.
Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah abses gigi atau gusi. Kondisi ini terjadi ketika infeksi bakteri menyebabkan terbentuknya kumpulan nanah di sekitar gigi atau jaringan gusi, jika tidak ditangani, infeksi tersebut dapat menyebar ke jaringan di sekitar gigi, termasuk wajah, leher, hingga bagian dada. Dalam kondisi tertentu, infeksi juga dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan sepsis, yaitu respons serius tubuh terhadap infeksi yang dapat mengancam keselamatan.
| Baca juga: Jaga Hidung Tetap Bersih |
Infeksi yang berasal dari gigi juga dalam kasus tertentu dapat menyebar ke organ lain. Alodokter menjelaskan bakteri dari gigi yang terinfeksi dapat berkaitan dengan gangguan serius pada organ seperti jantung dan otak. Pada orang dengan kondisi jantung tertentu, infeksi dapat menyebabkan endokarditis.
Sementara itu, infeksi berat juga berpotensi menyebar ke otak. Selain itu, bakteri dari rongga mulut dapat masuk ke saluran pernapasan dan berkontribusi terhadap pneumonia, terutama pada orang lanjut usia atau mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah.
Risiko terjadinya komplikasi serius tidak sama pada setiap orang. Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risikonya antara lain menunda pengobatan, memiliki penyakit tertentu seperti diabetes atau penyakit jantung, serta mengalami penurunan daya tahan tubuh.
Tanda-tanda seperti demam tinggi, pembengkakan yang semakin parah, kesulitan menelan atau bernapas, hingga penurunan kesadaran perlu mendapat perhatian medis. Gejala tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai sakit gigi biasa karena dapat menunjukkan adanya infeksi yang lebih serius.
Karena itu, sakit gigi sebaiknya tidak terus-menerus dibiarkan, terutama apabila rasa sakit berlangsung lama atau disertai pembengkakan dan demam. Menjaga kebersihan gigi dan mulut, melakukan pemeriksaan secara rutin, serta mendapatkan penanganan ketika muncul keluhan merupakan langkah penting untuk mencegah komplikasi.
Sakit gigi memang sangat jarang berujung pada kematian, tetapi infeksi yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Jika sakit gigi disertai pembengkakan, demam, kesulitan menelan, atau sesak napas, pemeriksaan oleh tenaga medis perlu segera dilakukan. ( Maria Ulfa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....