Diabetes Sering Datang Diam-Diam, Tanda yang Perlu Diwaspadai
- 14 Sep 2026 18:05 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Diabetes sering kali dijuluki sebagai silent killer karena berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala awal yang mencolok. Banyak penderita baru menyadari kondisinya setelah terjadi komplikasi, padahal tubuh sebenarnya telah memberikan sinyal-sinyal awal yang kerap terabaikan.
Salah satu tanda klasik yang paling umum adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari (nokturia), yang disertai rasa haus terus-menerus. Gejala ini muncul karena ginjal bekerja ekstra keras untuk menyaring dan membuang kelebihan glukosa di dalam darah melalui urine.
| Baca juga: Jalan Kaki Bikin Sehat |
Sinyal penting lainnya adalah rasa lapar yang berlebihan meski baru saja makan, serta penurunan berat badan secara mendadak tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini terjadi akibat sel-sel tubuh tidak dapat menyerap glukosa dengan baik karena kekurangan atau resistensi insulin, sehingga tubuh mulai membakar cadangan lemak dan otot untuk mendapatkan energi.
Dampak dari penumpukan gula darah ini juga dapat memicu perubahan fisik lainnya yang sering dianggap sepele. Laporan klinis dari American Diabetes Association (ADA) menyebutkan bahwa kadar gula darah yang tinggi dapat memperlambat proses penyembuhan luka, meningkatkan risiko infeksi berulang pada kulit, serta menyebabkan pandangan mata kabur akibat perubahan kelengkapan lensa mata.
| Baca juga: Bersendawa, Wajar atau Berbahaya |
Di dalam negeri, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi akantosis nigrikans, yaitu munculnya lipatan kulit yang tampak menebal dan menggelap, terutama di area leher, ketiak, atau selangkangan. Tanda visual ini menjadi salah satu penanda kuat adanya resistensi insulin awal pada tubuh.
Selain itu, rasa lelah yang berkepanjangan serta sensasi kesemutan atau kebas pada jari-jari tangan dan kaki juga patut diwaspadai. Gejala saraf perifer ini menandakan bahwa tingginya kadar gula darah mulai memengaruhi fungsi pembuluh darah kecil dan jaringan saraf.
Mengenali tanda-tanda awal ini sangat krusial agar penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin. Pemeriksaan kadar gula darah secara berkala serta penerapan gaya hidup sehat menjadi langkah pencegahan terbaik agar kita terhindar dari bahaya diabetes yang datang diam-diam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....