Hadapi Dampak Asap Karhutla, Riau Siapkan Posko dan Rumah Oksigen
- 28 Agt 2026 17:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan menyusul masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Dinas Kesehatan Riau menyiapkan posko kesehatan dan rumah oksigen sebagai langkah antisipasi apabila paparan asap semakin parah.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan kedua fasilitas tersebut telah disiapkan di lingkungan Dinas Kesehatan Riau. Kendati demikian, pengoperasiannya akan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi karhutla di lapangan.
"Untuk mengaktifkannya kita masih melihat situasi. Yang jelas, kita sudah mempersiapkan," ujar Zulkifli di Pekanbaru, Kamis 27 Agstus 2026.
Posko kesehatan nantinya diperkuat tenaga medis, obat-obatan serta ambulans untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Sementara rumah oksigen dipersiapkan sebagai fasilitas bantuan pernapasan apabila kualitas udara memburuk dan kebutuhan oksigen masyarakat meningkat.
Dinkes Riau juga meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit pemerintah maupun swasta, puskesmas, klinik hingga puskesmas pembantu meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat asap diimbau segera memeriksakan diri dan tidak menunda penanganan.
Zulkifli menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya pemeriksaan maupun pelayanan kesehatan. Menurutnya, penerapan Universal Health Coverage (UHC) memungkinkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian khusus. Penderita asma, masyarakat dengan riwayat gangguan pernapasan, ibu hamil serta bayi diminta mengurangi paparan asap. Warga juga dianjurkan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah dan menghindari keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pemprov Riau turut mendistribusikan puluhan ribu masker ke sejumlah wilayah yang terdampak karhutla. Pelalawan menerima 18 ribu masker dan dukungan dua unit oksigen. Kemudian Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kampar masing-masing mendapat 4 ribu masker.
Distribusi juga dilakukan ke Rokan Hilir sebanyak 4 ribu masker yang segera dikirimkan. Sementara untuk Kota Pekanbaru, sebanyak 12 ribu masker telah dibagikan di sejumlah titik, di antaranya Tugu Zapin Jalan Sudirman, Simpang Tiga, Pasar Pagi Arengka, Jalan Garuda Sakti, kawasan Melur dan Jalan Riau. Sebanyak 2 ribu masker lainnya dibagikan di kawasan Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.
Zulkifli mengatakan seluruh langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menekan dampak kesehatan akibat asap karhutla. Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar ruangan dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.
Sementara itu, kualitas udara di Pekanbaru pada Kamis malam dilaporkan kembali memburuk. Berdasarkan data ISPU Kementerian Lingkungan Hidup, konsentrasi PM2.5 mencapai kategori tidak sehat dengan nilai ISPU 155 pada pukul 19.00 WIB. Kondisi serupa juga terjadi di Pelalawan dengan nilai ISPU 156.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....