Penggunaan Tisu Berlebihan Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

  • 07 Agt 2026 13:16 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tisu menjadi salah satu perlengkapan yang hampir selalu tersedia dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari membersihkan tangan, wajah, hingga keperluan pribadi, tisu dinilai praktis dan mudah digunakan.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan tisu secara berlebihan atau tidak sesuai peruntukannya dapat menimbulkan sejumlah dampak buruk bagi kesehatan, terutama pada kulit. Dalam laman website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia disebutkan kulit manusia memiliki lapisan pelindung alami yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi dari paparan bakteri maupun zat iritan.

Dikutip dari American Academy of Dermatology, menggosok kulit terlalu keras menggunakan tisu, terutama tisu berbahan kasar, dapat menyebabkan iritasi, kulit kemerahan, hingga lecet pada kulit yang sensitif. Risiko ini lebih tinggi pada bayi, lansia, dan orang yang memiliki riwayat eksim atau dermatitis.

Selain itu, sebagian tisu basah mengandung pewangi, alkohol, atau bahan pengawet yang dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Penggunaan berulang pada area sensitif dapat menyebabkan rasa perih, gatal, hingga dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit akibat paparan zat tertentu. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan membaca label produk dan memilih tisu yang bebas alkohol serta pewangi jika memiliki kulit sensitif. (Sumber: American Academy of Dermatology dan Mayo Clinic)

Penggunaan tisu yang tidak higienis juga dapat meningkatkan risiko penyebaran kuman. Misalnya, menggunakan satu lembar tisu untuk membersihkan beberapa bagian tubuh atau menggunakan tisu yang telah terkontaminasi. Kebiasaan tersebut justru dapat memindahkan bakteri maupun virus ke area tubuh lainnya.

Untuk menjaga kesehatan kulit, para ahli menyarankan penggunaan air dan sabun sebagai pilihan utama saat membersihkan tangan. Tisu dapat digunakan sebagai pelengkap ketika air tidak tersedia. Sementara itu, untuk membersihkan wajah, disarankan menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga.

Masyarakat juga diimbau tidak membuang tisu sembarangan karena limbah tisu yang menumpuk dapat mencemari lingkungan. Tisu yang telah digunakan sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah dan tidak digunakan kembali.

Dengan penggunaan yang tepat, tisu tetap menjadi produk yang aman dan bermanfaat. Namun, memahami cara penggunaan yang benar akan membantu mencegah iritasi kulit sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....