Pemko Pekanbaru Tingkatkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS Kepada Pelajar

  • 05 Agt 2026 17:10 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperluas kegiatan edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah. Generasi muda diminta memahami risiko penularan penyakit tersebut sekaligus lebih berhati-hati dalam pergaulan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan imbauan itu saat memberikan sosialisasi kepada ratusan pelajar di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekanbaru, Rabu, 5 Agustus 2026.

Markarius mengatakan pemahaman mengenai HIV/AIDS perlu diberikan sejak usia sekolah karena penyakit tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.

“Kita mengingatkan generasi muda Pekanbaru dan Riau agar selalu waspada terhadap penularan HIV/AIDS. Penyakit ini dapat menghambat cita-cita dan membuat orang tua bersedih,” ujar Markarius.

Dalam pemaparannya, ia menyebut kasus HIV/AIDS juga ditemukan di kalangan mahasiswa. Ia mengaitkan sebagian penularan dengan hubungan seksual berisiko, termasuk hubungan sesama jenis.

Karena itu, Markarius meminta pelajar tidak mengabaikan tindakan yang melanggar batas pribadi. Siswa yang mengalami sentuhan tidak pantas pada bagian tubuh privat diminta segera menolak dan menyampaikannya kepada guru.

“Apabila ada teman yang menyentuh atau meraba bagian sensitif, tindakan itu harus ditegur. Siswa juga perlu segera melaporkannya kepada pihak sekolah,” katanya.

Ia turut meminta guru dan kepala sekolah menangani setiap laporan secara terbuka dan serius. Menurut dia, tindakan yang menyangkut bagian tubuh pribadi tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat berkembang menjadi perilaku yang lebih mengkhawatirkan.

“Sekolah jangan menutup-nutupi apabila menemukan kejadian seperti itu. Penanganan harus dilakukan sejak awal agar tidak terus berkembang,” ujarnya.

Markarius mengatakan Pemko Pekanbaru akan melanjutkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Komisi Penanggulangan AIDS, pihak sekolah, lembaga keagamaan, serta instansi terkait lainnya.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas sosialisasi mengenai pencegahan HIV/AIDS sekaligus meningkatkan keberanian pelajar untuk melaporkan tindakan yang melanggar batas tubuh dan keamanan pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....