Pemprov Riau Perketat Penanganan Wabah PMK Ternak Daerah
- 16 Mei 2026 09:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus menggencarkan penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih menyerang hewan ternak di sejumlah wilayah. Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), berbagai upaya pengobatan dan pengawasan lapangan terus dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
Hingga 12 Mei 2026, jumlah kasus PMK di Riau tercatat mencapai 758 ekor ternak. Dari total tersebut, sebanyak 532 ekor berhasil dinyatakan sembuh, sementara 226 ekor lainnya masih menjalani perawatan dan pemantauan petugas kesehatan hewan.
Kepala Dinas PKH Riau, Mimi Yuliani, mengatakan kondisi saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif karena mayoritas hewan yang terpapar berhasil dipulihkan. Petugas lapangan juga terus melakukan pendampingan kepada peternak agar penanganan dapat berjalan maksimal.
“Sebagian besar ternak sudah sembuh dan saat ini kami fokus menangani kasus yang masih aktif. Pengawasan di lapangan terus diperketat agar penyebaran PMK bisa dikendalikan,” ujar Mimi, Jumat 15 Mei 2026.
Kabupaten Indragiri Hulu masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi. Sebanyak 368 ekor ternak dilaporkan terjangkit PMK yang tersebar di beberapa kecamatan dan desa. Dari angka tersebut, 196 ekor telah dinyatakan pulih, sedangkan sisanya masih dalam proses pengobatan.
Sementara itu, Kabupaten Rokan Hulu mencatat perkembangan cukup baik. Dari total 155 kasus yang sempat ditemukan, kini hanya tersisa dua kasus aktif setelah 153 ternak berhasil sembuh.
Perkembangan positif juga terjadi di Kabupaten Siak. Seluruh 118 ternak yang sebelumnya terpapar PMK kini telah dinyatakan sembuh total. Kondisi serupa juga dilaporkan di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Dumai yang sudah terbebas dari kasus aktif PMK.
Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan di beberapa daerah yang masih memiliki kasus aktif, termasuk Kabupaten Kampar dan Kepulauan Meranti. Pemerintah meminta peternak menjaga kebersihan kandang, membatasi mobilitas ternak, serta segera melapor jika menemukan gejala PMK pada hewan peliharaan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....