Berawal dari Rumah, Penyebab Norma Gender Terus Bertahan Sampai Sekarang
- 20 Apr 2026 17:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Cara seseorang memandang peran laki-laki dan perempuan tidak muncul begitu saja. Proses tersebut terbentuk sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga yang menjadi tempat pertama seseorang belajar tentang kehidupan.
Dalam obrolan program Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru, bersama dengan dr. Yovie Suryani, Alumni CIMSA FK UNRI dan Putri Ramadhani Wibowo, PETRA CIMSA FK UNRI pada Kamis, 2 April 2026 lalu, dr. Yovie menekankan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk cara pandang anak terhadap gender. Nilai-nilai yang diajarkan di rumah akan menjadi dasar bagi anak dalam memahami dunia di sekitarnya.
Ia memberikan contoh sederhana, seperti pembagian tugas rumah tangga. Jika sejak kecil anak melihat bahwa pekerjaan rumah hanya dilakukan oleh ibu, maka ia akan menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang “wajar”. Sebaliknya, jika anak melihat ayah dan ibu saling membantu, maka ia akan tumbuh dengan pemahaman bahwa semua peran bisa dilakukan bersama, tanpa harus dibatasi oleh gender.
"Selain keluarga, lingkungan sekitar juga memiliki pengaruh besar. Teman, masyarakat, hingga media sosial turut membentuk cara pandang seseorang terhadap norma gender," katanya.
Putri Ramadhani Wibowo juga menyoroti tekanan dari lingkungan sering kali membuat seseorang mengikuti standar yang sebenarnya bukan miliknya. Banyak orang merasa harus memenuhi ekspektasi orang lain agar diterima oleh lingkungan.
Akibatnya, tidak sedikit yang mengalami stres karena berusaha menjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan dirinya. Hal ini menunjukkan bahwa norma gender tidak hanya berdampak pada cara pandang, tetapi juga pada kondisi mental seseorang.
Oleh karena itu, perubahan cara pandang terhadap gender sebaiknya dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Ketika nilai kesetaraan sudah ditanamkan sejak dini, individu akan lebih siap menghadapi berbagai pengaruh dari luar.
Menciptakan masyarakat yang lebih adil tidak hanya bergantung pada aturan besar, tetapi juga pada kebiasaan kecil yang dimulai dari rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....