Bolu Kemojo hingga Sejarah, Bujang Dara III Pekanbaru Ungkap Potensi Pekanbaru
- 28 Agt 2026 21:37 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kota Pekanbaru memiliki beragam pilihan wisata yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah. Mulai dari wisata alam, sejarah, kuliner hingga tempat nongkrong anak muda, seluruhnya dapat dikembangkan menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah.
Hal tersebut disampaikan Bujang Dara III Pekanbaru, Zhafran Fitra Irawan dan Annisa Indriana, saat berbincang dalam program Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru, Kamis 27 Agustus 2026.
Zhafran yang mengaku menyukai kegiatan traveling lebih tertarik mengeksplorasi wisata alam. Menurutnya, wisata alam memberikan pengalaman untuk menyegarkan pikiran sekaligus menikmati keindahan daerah.
Namun, ia juga melihat wisata sejarah sebagai pilihan yang menarik karena setiap tempat biasanya memiliki cerita dan filosofi tersendiri.
Ia mencontohkan Rumah Tuan Kadi, dimana bangunan berbentuk rumah panggung tersebut memiliki lima anak tangga yang menurutnya mencerminkan lima rukun Islam. Hal seperti ini dinilai membuat wisata sejarah tidak hanya menjadi tempat untuk dikunjungi, tetapi juga sarana menambah wawasan.
Sementara itu, Annisa mengaku lebih tertarik dengan wisata sejarah karena adanya cerita di balik suatu tempat. Baginya, mengetahui bagaimana kehidupan masyarakat pada masa lalu dapat memberikan pengalaman seperti melakukan perjalanan waktu.
| Baca juga: Batik Kebanggaan Daerah |
Untuk wisata kuliner, keduanya memiliki sejumlah rekomendasi makanan khas Riau. Bolu kemojo dan ketan talam durian disebut sebagai kuliner yang sudah cukup dikenal sebagai makanan khas daerah.
“Kalau khas Pekanbaru, apalagi khas Riau, tentu kita tahu bolu kemojo dan ketan talam durian,” ujar Zhafran.
Selain makanan bercita rasa manis, Zhafran dan Annisa merekomendasikan hidangan berat seperti ikan gulai kepala patin yang bisa dicicipi ketika berkunjung ke Pekanbaru.
Disisi lain, perkembangan tempat kuliner dan kafe di Pekanbaru juga dinilai menjadi potensi yang dapat menarik minat generasi muda. Berbagai tempat dengan konsep yang beragam dapat menjadi tujuan wisata sekaligus bahan konten di media sosial.
Untuk wisata kuliner malam, Zhafran menyebut sejumlah lokasi yang dapat menjadi pilihan masyarakat. Salah satunya kawasan Taman Labuai di Jalan Sudirman yang berada tidak jauh dari akses menuju bandara.
Menurut Zhafran, wisata kuliner memiliki keunggulan karena selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Hal tersebut membuat masyarakat memiliki alasan untuk terus mengeksplorasi berbagai pilihan kuliner.
Annisa menambahkan, promosi destinasi dan kuliner melalui media sosial harus dikemas secara visual. Tampilan makanan, lokasi dan suasana menjadi bagian penting untuk membangun ketertarikan audiens.
Menurutnya, konten yang menarik dapat membuat orang yang sebelumnya tidak mengetahui suatu tempat menjadi penasaran dan akhirnya tertarik untuk datang.
Bagi Bujang Dara III Pekanbaru, potensi wisata lokal tidak hanya terletak pada destinasi besar. Kuliner khas, tradisi, bangunan bersejarah hingga aktivitas masyarakat dapat menjadi bagian dari cerita yang memperkuat citra Pekanbaru sebagai kota yang kaya akan budaya dan memiliki beragam pilihan wisata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....