Alasan Masyarakat China Suka Mengonsumsi Tahu Kukus
- 21 Agt 2026 12:17 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tahu menjadi salah satu bahan pangan yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat China. Makanan berbahan dasar kedelai ini telah dikonsumsi selama berabad-abad dan berkembang menjadi berbagai hidangan khas di hampir seluruh wilayah China.
Menurut China Daily, tahu disebut berasal dari China dan diperkirakan telah dikenal sejak era Dinasti Han, sekitar lebih dari 2.000 tahun lalu. Seiring waktu, tahu tidak hanya menjadi makanan sederhana, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi kuliner masyarakat setempat.
Salah satu cara yang cukup sederhana untuk menikmati tahu adalah dengan mengukusnya. China Daily mencatat bahwa tahu bertekstur lembut dapat dikukus untuk mempertahankan cita rasa asli kedelainya. Setelah dikukus, tahu biasanya disajikan dengan kecap, saus tiram atau ditaburi daun bawang. Cara memasak seperti ini membuat tekstur lembut tahu tetap terjaga sekaligus memberikan rasa yang ringan.
Kebiasaan tersebut juga sejalan dengan karakter sejumlah kuliner China yang mengutamakan rasa alami bahan makanan. Dalam artikel China Daily pada 2026 mengenai pola makan masyarakat China bagian timur, makanan seperti tahu dan produk kedelai disebut telah menjadi bagian dari menu sehari-hari selama beberapa generasi. Teknik memasak seperti mengukus, merebus dan memasak perlahan digunakan untuk menonjolkan cita rasa bahan tanpa terlalu banyak bumbu.
Selain soal rasa, kandungan gizi menjadi alasan lain tahu banyak dikonsumsi. China Daily menyebut tahu memiliki kandungan lemak yang rendah serta merupakan sumber protein, kalsium dan zat besi. Produk kedelai seperti tahu juga menjadi salah satu sumber protein nabati dalam pola makan masyarakat China. Karena itu, tahu dapat menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan protein tanpa harus selalu mengandalkan daging.
Tahu juga memiliki keunggulan karena mudah dipadukan dengan berbagai bahan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang relatif netral membuat tahu mudah menyerap cita rasa dari kecap, saus, kaldu maupun rempah. Di China, tahu dapat ditemukan dalam beragam bentuk masakan, mulai dari tahu kukus, tahu tumis hingga hidangan terkenal seperti mapo tofu. Bahkan, China Daily mencatat berbagai daerah mengembangkan resep tahu sesuai dengan karakter dan selera lokal masing-masing.
Popularitas tahu kukus pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan cara memasaknya, tetapi juga dengan sejarah, budaya dan pola makan masyarakat China. Tahu telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari selama ribuan tahun dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Di sejumlah daerah, tradisi berbahan tahu bahkan berkembang menjadi sajian khusus seperti jamuan tahu di Tai'an, Shandong, yang memiliki sejarah panjang dan pada 2021 ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda nasional China.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....