Satgaswil Riau Densus 88 Edukasi RATAKAN di SMAN 1 Tembilahan Hulu Cegah IRET - NVE

  • 04 Agt 2026 21:10 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir – Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror (AT) Polri bersama Polsek Tembilahan Hulu menggelar sosialisasi Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) di SMAN 1 Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa 4 Agustus 2026.

Kegiatan bertema "Sekolah Damai Tanpa Paham IRET dan NVE" tersebut diikuti sekitar 947 siswa dan 10 orang majelis guru. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat ketahanan pelajar terhadap penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET), dan Nihilistic Violent Extremism (NVE).

Dalam penyampaian materi, personel Unit Cegah Satgaswil Riau menjelaskan berbagai bentuk ancaman penyebaran paham IRET dan NVE yang kini banyak memanfaatkan ruang digital sebagai media propaganda. Para siswa diajak meningkatkan literasi digital, berpikir kritis terhadap setiap informasi yang diterima, serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, provokasi, maupun ajakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, aktif mengajukan pertanyaan, dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber sebagai bentuk pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

Kepala SMAN 1 Tembilahan Hulu, Agus Purwanto menyampaikan apresiasi kepada Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri dan Polsek Tembilahan Hulu atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri bersama Polsek Tembilahan Hulu yang telah memberikan edukasi kepada para siswa. Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai bekal bagi peserta didik agar mampu mengenali, menolak, serta tidak mudah terpengaruh oleh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme maupun penyalahgunaan media sosial. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, dan berkarakter," ujar Agus Purwanto.

Sementara, perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menegaskan generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dibekali dengan pemahaman kebangsaan yang kuat agar tidak mudah menjadi sasaran penyebaran ideologi kekerasan.

"Melalui Program RATAKAN, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, moderasi, literasi digital, serta kecintaan terhadap NKRI kepada para pelajar. Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat hingga aparat pemerintah untuk bersama-sama melindungi generasi muda dari pengaruh paham IRET dan NVE," jelas perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri, Polsek Tembilahan Hulu, dan pihak sekolah semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, serta mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, toleran, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....