Satgaswil Riau: RATAKAN Bentengi Pelajar Cendana Pekanbaru dari Paham IRET

  • 30 Jul 2026 20:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) serta Nihilistic Violent Extremism (NVE) melalui Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan).

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di SMAS Cendana Pekanbaru, Kompleks Pertamina Hulu Rokan, Jalan Komp. Palem, Lembah Damai, Rumbai, Kota Pekanbaru, Kamis 30 Juli 2026. Sebanyak 144 siswa dan 10 majelis guru mengikuti kegiatan edukatif tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala SMAS Cendana Pekanbaru Bambang Kariyawan, serta personel Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri, yakni Iptu Umar Dhani, Brigpol Terri Karno dan Brigpol Nella Anggraini.

Dalam pemaparannya, personel Unit Cegah Satgaswil Riau menjelaskan penyebaran paham IRET dan NVE kini semakin memanfaatkan ruang digital sebagai media penyebaran ideologi. Karena itu, para pelajar perlu memiliki kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan bersikap bijak dalam menggunakan media sosial.

“Pelajar merupakan aset bangsa yang harus dibekali nilai-nilai kebangsaan dan toleransi sejak dini. Kemampuan menyaring informasi serta menjaga persatuan menjadi benteng utama dalam menghadapi ancaman penyebaran paham IRET dan NVE di era digital,” ujar Brigpol Terri Karno.

Ia menambahkan, generasi muda perlu memahami cara mengenali informasi yang mengandung provokasi, ujaran kebencian, maupun ajakan yang mengarah pada paham radikal dan ekstrem agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di media digital.

Kepala SMAS Cendana Pekanbaru Bambang Kariyawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program RATAKAN di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan para siswa.

“Kami mengapresiasi kehadiran Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri yang telah memberikan edukasi kepada siswa. Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat karakter pelajar, meningkatkan kesadaran menjaga persatuan, serta membekali peserta didik agar mampu menyikapi perkembangan informasi digital secara bijaksana dan bertanggung jawab,” kata Bambang Kariyawan.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pencegahan paham IRET dan NVE, terutama yang berkaitan dengan penggunaan media sosial dan keamanan informasi digital.

Melalui Program RATAKAN, Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, toleran, serta mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter kebangsaan dan tangguh menghadapi berbagai tantangan ideologi di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....