Erosi Sungai Jadi Ancaman Nyata, Penghijauan Dinilai Jadi Solusi Jangka Panjang

  • 27 Mei 2026 00:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kerusakan kawasan tepian sungai akibat erosi menjadi masalah yang banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kondisi ini umumnya dipicu oleh minimnya vegetasi penahan tanah, curah hujan tinggi, hingga perubahan tata guna lahan di sekitar sungai.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, penghijauan kawasan tepian sungai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah longsor. Pohon dan tanaman berfungsi memperkuat struktur tanah sehingga tidak mudah terkikis aliran air.

Selain menyebabkan longsor, erosi juga berdampak pada meningkatnya sedimentasi sungai. Akibatnya, kualitas air menurun dan kapasitas sungai dalam menampung air menjadi berkurang. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko banjir di wilayah sekitar.

Penghijauan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat. Kawasan yang hijau mampu menciptakan udara lebih sejuk, memperbaiki kualitas air, dan menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi warga.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai komunitas dan mahasiswa di Indonesia mulai aktif melakukan gerakan penghijauan. Kegiatan seperti penanaman pohon, edukasi pengelolaan sampah, hingga kampanye lingkungan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu ekologis.

Pakar lingkungan juga menilai bahwa pelestarian lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, sekolah, komunitas, hingga generasi muda sangat penting agar upaya konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Karena itu, gerakan kecil seperti menanam pohon atau mengolah sampah organik sebenarnya memiliki dampak besar jika dilakukan bersama-sama. Kesadaran menjaga lingkungan perlu dimulai dari hal sederhana agar bumi tetap lestari untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....