Strategi Kreatif Guru dalam Membangun Pembelajaran yang Menyenangkan

  • 25 Mei 2026 08:36 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Suasana belajar yang menyenangkan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan semangat siswa di sekolah. Ketika guru mampu menghadirkan metode belajar yang kreatif dan interaktif, siswa akan lebih mudah memahami materi sekaligus merasa nyaman mengikuti pembelajaran.

Dalam obrolan program SPADA bertajuk “Mengajar dengan Hati Strategi Kreatif Membangun Kelas yang Aktif dan Bahagia” bersama dengan Nadya Rezeki Ananda, Guru SD Muhammadiyah 1 Pekanbaru pada Rabu, 13 Mei 2026 lalu menyoroti bagaimana guru dapat menciptakan kelas yang lebih hidup, aktif, dan tidak membosankan bagi siswa. Ia menjelaskan bahwa kreativitas guru menjadi salah satu kunci utama agar siswa lebih aktif mengikuti pelajaran.

Nadya mengungkapkan bahwa banyak siswa saat ini mudah kehilangan fokus ketika proses belajar berlangsung terlalu monoton. Oleh sebab itu, guru perlu menghadirkan pendekatan yang lebih interaktif agar siswa tetap tertarik mengikuti pelajaran dari awal hingga akhir.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah penggunaan aktivitas kelompok dan diskusi ringan di kelas. Menurutnya, metode seperti ini membuat siswa lebih berani menyampaikan pendapat dan belajar bekerja sama dengan teman-temannya atau metode pembelajaran dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang diolah menjadi alat berhitung dan lainnya sebagai tambahan alat belajar juga bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Selain meningkatkan pemahaman materi, hal juga membantu membangun rasa percaya diri dan meningkatkan kreativitas siswa.

Ia juga menekankan pentingnya suasana kelas yang santai namun tetap kondusif. Guru dianjurkan untuk tidak selalu berfokus pada ceramah panjang, melainkan memberikan ruang bagi siswa untuk aktif berpartisipasi. Dengan begitu, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses belajar.

Selain itu, penggunaan media digital menjadi salah satu poin penting yang bisa dilakukan. Seperti adanya video pembelajaran, kuis interaktif, hingga media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi yang menarik bagi generasi muda saat ini.

Tidak hanya itu, nadya juga mengingatkan bahwa guru perlu memahami kondisi emosional siswa. Pendekatan yang terlalu keras justru dapat membuat siswa merasa tertekan dan kehilangan semangat belajar. Karena itu, para guru dianjurkan untuk lebih sabar dan membangun komunikasi yang baik dengan siswa.

Melalui pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan tidak harus selalu rumit. Kreativitas sederhana, komunikasi yang hangat, dan suasana kelas yang nyaman sudah cukup untuk membuat siswa lebih aktif dan menikmati proses belajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....