Mengajar dengan Hati, Strategi Membangun Kelas yang Aktif dan Bahagia
- 25 Mei 2026 06:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pendidikan tidak hanya berbicara soal nilai dan materi pelajaran, tetapi juga bagaimana proses belajar mampu menciptakan suasana yang nyaman dan membangun semangat siswa. Di era modern seperti sekarang, guru dituntut lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaran agar siswa tidak mudah bosan dan tetap aktif selama berada di kelas.
Hal tersebut menjadi topik utama dalam obrolan program SPADA bertajuk “Mengajar dengan Hati Strategi Kreatif Membangun Kelas yang Aktif dan Bahagia”. Dalam obrolan bersama dengan Nadya Rezeki Ananda, Guru SD Muhammadiyah 1 Pekanbaru pada Rabu, 13 Mei 2026 lalu, Nadya menjelaskan pentingnya pendekatan emosional dan kreativitas guru dalam membangun suasana belajar yang positif dan bagaimana pendekatan emosional dan kreativitas guru dapat membuat siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
Ia menjelaskan mengajar bukan hanya soal menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga bagaimana guru mampu memahami karakter dan kebutuhan siswa. Menurutnya, ketika guru mengajar dengan hati, siswa akan merasa lebih dihargai dan nyaman berada di kelas. Kedekatan emosional tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam membangun semangat belajar.
| Baca juga: Rasa Syukur Bikin Hidup Bahagia |
Nadya menyampaikan bahwa suasana belajar yang terlalu kaku sering kali membuat siswa cepat bosan. Karena itu, guru perlu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif seperti diskusi kelompok, permainan edukatif, hingga aktivitas interaktif yang melibatkan seluruh siswa.
Selain metode belajar, ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara guru dan siswa. Guru yang mampu mendengarkan pendapat siswa dinilai lebih mudah menciptakan hubungan yang positif di dalam kelas. Hubungan yang baik ini membuat siswa tidak takut bertanya ataupun menyampaikan ide mereka.
Penggunaan video edukasi, presentasi interaktif, dan platform digital dianggap mampu meningkatkan minat belajar siswa jika digunakan secara tepat.
Menurutnya, kelas yang bahagia bukan berarti kelas tanpa aturan, melainkan lingkungan belajar yang membuat siswa merasa aman dan nyaman untuk berkembang. Ketika siswa merasa diterima, mereka cenderung lebih percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan mereka.
Peran guru sangat penting dalam membentuk suasana belajar yang positif. Dengan mengajar menggunakan pendekatan yang hangat dan kreatif, guru tidak hanya membantu siswa memahami pelajaran, tetapi juga membangun karakter dan rasa percaya diri mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....