Disdik Riau Percepat Sosialisasi Beasiswa SDM Sawit 2026

  • 08 Mei 2026 10:17 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Salah satunya dengan meminta seluruh SMA dan SMK di Riau mempercepat sosialisasi Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 kepada siswa dan alumni.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar lebih banyak generasi muda Riau memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa penuh dari pemerintah.

Menurutnya, Riau memiliki peluang besar dalam program tersebut karena merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia sekaligus menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat cukup tinggi setiap tahunnya.

“Sekolah harus aktif menyampaikan informasi kepada siswa kelas XII maupun alumni agar mereka bisa mempersiapkan diri lebih awal,” ujarnya, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menambahkan, pihak sekolah juga diminta membantu proses pendampingan administrasi calon peserta, mulai dari pengumpulan dokumen hingga proses pendaftaran daring.

Program Beasiswa SDM Sawit 2026 ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang perkebunan sawit. Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan, seperti keluarga pekebun, karyawan perusahaan perkebunan, penyuluh, hingga aparatur sipil negara yang bergerak di sektor kelapa sawit.

Melalui program tersebut, peserta akan mendapatkan pembiayaan pendidikan secara penuh untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Disdik Riau berharap semakin banyak pelajar dari daerah sentra perkebunan di Riau memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan pendidikan sekaligus mendukung pengembangan industri sawit nasional yang berkelanjutan.

Selain melengkapi dokumen umum seperti KTP, kartu keluarga, dan ijazah, calon peserta juga diwajibkan memenuhi persyaratan khusus sesuai jalur pendaftaran masing-masing. Pemerintah juga meminta peserta membuat surat pernyataan siap berkontribusi di sektor perkebunan sawit setelah menyelesaikan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....