Kandungan Senyawa dan Khasiat Tanaman Mengkudu

  • 06 Apr 2026 16:06 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tanaman Mengkudu dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Di balik aroma yang tidak disukai sebagian orang dan rasanya yang khas, tanaman ini memiliki beragam kandungan kimia serta khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, tanaman mengkudu juga sering ditemukan di Indonesia dan relatif mudah dibudidayakan. Sehingga sering diolah menjadi berbagai bentuk ramuan tradisional.

Dikutip dari laman socfindoconservation.co.id, tanaman mengkudu dapat diperbanyak melalui dua cara, yakni generatif menggunakan biji dan vegetatif melalui stek. Untuk perbanyakan biji, tahap awal dilakukan dengan penyemaian hingga berkecambah. Setelah itu, bibit dipindahkan ke lahan tanam dengan jarak ideal sekitar 1,2 x 1,2 meter agar tanaman dapat tumbuh optimal.

Disisi lain, tanaman mengkudu mengandung berbagai senyawa penting seperti lignan (americanin A), asam amino, flavonoid, triterpenoid, sterol, iridoid, turunan klorofil, kumarin, asam lemak, ester asam lemak, antrakuinon, alkaloid, saponin, hingga polifenol. Kandungan tersebut menjadi dasar dari berbagai manfaat kesehatan yang dimiliki tanaman ini.

Adapun khasiat mengkudu cukup beragam. Buah ini dikenal memiliki sifat antiseptik dan antioksidan, serta dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan demam. Selain itu, mengkudu juga bermanfaat untuk melancarkan buang air kecil, mengatasi sembelit dan sakit perut, serta membantu meredakan berbagai penyakit seperti radang sendi, radang ginjal, bisul, luka, sakit kepala, hingga influenza.

Dalam pengolahan tradisional, mengkudu juga dapat dijadikan simplisia atau bahan baku obat herbal kering. Prosesnya dimulai dengan memanen buah yang berwarna putih kekuningan dengan daging yang masih keras.

Buah kemudian dicuci bersih, diiris tipis, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven bersuhu sekitar 40 derajat Celsius selama kurang lebih tiga jam hingga benar-benar kering. Setelah itu, bagian daging buah dipisahkan dari bijinya dan dihaluskan menjadi serbuk.

Masyarakat juga telah lama memanfaatkan mengkudu sebagai ramuan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan. Untuk mengatasi hipertensi, misalnya, dua buah mengkudu matang dapat diperas dan diambil airnya, kemudian dicampur dengan satu sendok makan madu. Ramuan ini disaring dan diminum dua kali sehari.

Sementara untuk meredakan demam dan influenza, satu buah mengkudu dapat direbus bersama satu rimpang kencur dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusan tersebut kemudian disaring dan diminum dua kali sehari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....