Sekolah dan Sampah: Tanggung Jawab Kita Bersama
- 06 Feb 2026 22:30 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sekolah sering dianggap sebagai tempat belajar yang bersih dan tertib. Namun di balik aktivitas harian siswa, ternyata sekolah juga menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar.
Hal ini disampaikan dalam Obrolan Komunitas Pro 2 Pekanbaru pada Kamis, 5 Februari 2026 bersama World Cleanup Day (WCD) Riau, komunitas lingkungan yang aktif mengedukasi pengelolaan sampah sejak 2018.
| Baca juga: Batik Kebanggaan Daerah |
Menurut Febbyola Ranum Pratiwi dari WCD Riau, selain rumah tangga, sekolah menghasilkan sampah dalam jumlah besar karena aktivitas siswa yang padat. Jam istirahat, jajanan di kantin, hingga penggunaan plastik sekali pakai menjadi penyumbang utama timbulan sampah, terutama sampah plastik dan sisa makanan.
Sementara Betharia Nurmaida menambahkan sampah di sekolah tidak terlepas dari pola konsumsi dan jumlah siswa. Semakin banyak aktivitas, semakin besar pula sampah yang dihasilkan. Sayangnya, masih banyak sampah yang tercampur antara organik dan non-organik, sehingga menyulitkan proses pengelolaan lanjutan.
Untuk menjawab persoalan ini, WCD Riau aktif melakukan edukasi ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga universitas. Metode edukasi pun disesuaikan dengan usia.
Anak TK diajak bermain sambil belajar melalui miniatur tempat sampah dan stiker warna, sementara siswa SD diminta membawa sampah dari rumah untuk dipraktikkan langsung. Di tingkat SMP dan SMA, edukasi difokuskan pada pemanfaatan dan pengolahan sampah, sedangkan mahasiswa diajak berdiskusi sekaligus turun ke aksi nyata.
Salah satu pesan kuat yang terus digaungkan adalah "Sampahku Tanggungjawab ku". Betha menegaskan peran siswa dalam pengelolaan sampah bersifat mutlak, bukan setengah-setengah. Keberadaan petugas kebersihan tidak boleh menjadi alasan untuk abai terhadap sampah yang dihasilkan sendiri.
Dengan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan aktif siswa, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....