Penyebab Minat Baca Masyarakat Rendah

  • 02 Feb 2026 18:19 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Minat untuk membaca adalah salah satu tolok ukur penting bagi kemajuan suatu negara. Namun di Indonesia, rendahnya minat baca masyarakat tetap menjadi masalah yang signifikan.

Menurut data dari UNESCO, Indonesia pernah berada di peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal kemampuan membaca. Ini mengindikasikan kebiasaan membaca di masyarakat kita masih jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Ada beberapa yang mempengaruhi kurangnya minat baca dalam masyarakat kita saat ini, diantaranya: 

  1. Kurangnya kebiasaan membaca yang dimulai sejak usia dini disebabkan oleh lingkungan keluarga atau sekolah yang belum menerapkan budaya literasi. 

  2. Adanya keterbatasan dalam akses bahan bacaan berkualitas di beberapa wilayah. 

  3. Kemajuan teknologi menjadikan banyak orang lebih tertarik pada hiburan visual, seperti media sosial dan video, daripada membaca buku. 

  4. Beberapa orang merasa bahwa membaca itu membosankan atau sulit karena kemampuan mereka dalam memahami teks yang masih kurang.

Jika rendahnya minat membaca di masyarakat semakin serius, akan berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia, sulitnya masyarakat untuk membedakan mana informasi yang benar dan hoaks dan tentu saja keterbelakangan dalam masyarakat tidak dapat dihindari. tanpa budaya membaca yang kuat, masyarakat juga akan sulit untuk berkembang di era saat ini. 

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dari keluarga, sekolah, serta pemerintah dalam membentuk budaya membaca, menyediakan berbagai bacaan untuk masyarakat Indonesia, serta memudahkan akses ke perpustakaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....