Baju Bekas atau Thrifting Jadi Idola Anak Muda

  • 11 Jun 2026 08:52 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tren penggunaan baju bekas atau yang lebih dikenal dengan istilah thrifting semakin populer di kalangan anak muda. Aktivitas berburu pakaian bekas berkualitas dengan harga terjangkau kini tidak hanya menjadi cara berhemat, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi fashion generasi muda.

Dilansir dari laman Kementerian Perdagangan Republik Indonesia , Fenomena thrifting berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi yang lebih ramah lingkungan. Banyak anak muda memilih membeli pakaian bekas karena dapat mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat akibat industri fesyen cepat (fast fashion). Menurut laporan United Nations Environment Programme, industri fesyen merupakan salah satu penyumbang limbah dan emisi karbon terbesar di dunia.

Selain faktor lingkungan, harga yang lebih murah menjadi alasan utama mengapa thrifting digemari. Dengan biaya yang relatif rendah, pembeli dapat memperoleh pakaian bermerek, jaket vintage, kemeja, hingga celana dengan kualitas yang masih baik. Tidak sedikit anak muda yang menganggap pakaian thrift memiliki nilai unik karena sulit ditemukan di toko-toko biasa.

Tren ini juga didorong oleh perkembangan media sosial. Banyak konten kreator membagikan pengalaman berburu pakaian bekas, tips memilih barang berkualitas, hingga inspirasi padu padan busana thrift. Hal tersebut membuat thrifting semakin dikenal dan diminati oleh berbagai kalangan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan agar konsumen tetap memperhatikan kebersihan pakaian bekas sebelum digunakan. Pakaian yang dibeli sebaiknya dicuci dengan deterjen dan dikeringkan secara sempurna untuk menghilangkan kotoran maupun mikroorganisme yang mungkin masih menempel.

Pengamat fesyen menilai tren thrifting masih akan terus berkembang karena sejalan dengan gaya hidup hemat, kreatif, dan berkelanjutan yang banyak dianut generasi muda saat ini. Dengan pilihan model yang beragam dan harga yang bersahabat, baju bekas kini bukan lagi dipandang sebagai barang kelas dua, melainkan menjadi bagian dari tren fesyen modern

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....