Pemko Dumai Sambut Baik Program Kelayan Binter
- 15 Sep 2026 20:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Dumai - Wali Kota Dumai diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Dumai, Muhamad Yunus, menghadiri Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lt. II, The Zuri Hotel Dumai, Senin 14 September 2026.
Kegiatan strategis yang ditaja oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai ini mengusung tema "Jembatan Harapan: Bersinergi, Menguatkan Integrasi Sosial". Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi.
Sebanyak 70 peserta hadir mengikuti FGD ini, terdiri dari unsur Forkopimda Kota Dumai, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, instansi vertikal, camat dan lurah se-Kota Dumai, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai, pimpinan organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan terkait lainnya.
Kepala Bapas Kelas II Dumai, Ema Pansi Tarigan, dalam laporannya menyampaikan pembentukan dan pelaksanaan FGD Kelayan Binter ini merupakan wujud nyata komitmen Bapas Dumai dalam membangun wadah kolaborasi antarstakeholder.
Menurutnya, proses pembimbingan dan reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
"Program Kelayan Binter ini dirancang untuk menyatukan persepsi serta memperkuat jejaring kemitraan. Kami berharap melalui kegiatan ini terbentuk komitmen bersama agar para klien pemasyarakatan dapat kembali ke tengah masyarakat secara mandiri, produktif, dan diterima dengan baik tanpa stigma," ujar Ema Pansi Tarigan.
Sementara itu, Asisten I Setdako Dumai, Muhamad Yunus, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya FGD tersebut.
Mewakili Wali Kota Dumai, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Dumai mendukung penuh inisiatif pembentukan Kelayan Binter demi mewujudkan integrasi sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Dumai.
"Pemerintah Kota Dumai sangat menyambut baik agenda ini. Reintegrasi sosial bukan hanya tugas Bapas semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, hingga tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk memberikan ruang dan kesempatan kedua bagi warga binaan agar mereka bisa berkontribusi positif bagi pembangunan Kota Dumai," tutur Muhamad Yunus.
Dalam pengarahannya sekaligus membuka acara, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam sistem pemasyarakatan modern.
Ia menyoroti Bapas memiliki peran kunci pada tahap post-adjudikasi, di mana dukungan dari instansi mitra menjadi fondasi keberhasilan reintegrasi.
"Tema 'Jembatan Harapan' ini sangat relevan. Kita ingin memastikan bahwa masa lalu tidak membatasi masa depan seseorang. Dengan keterlibatan Forkopimda, OPD, hingga tingkat kelurahan dan organisasi masyarakat di Dumai, kita sedang membangun fondasi yang kokoh agar proses integrasi sosial berjalan secara utuh dan terarah," tegas Rudy Fernando Sianturi.
Rangkaian FGD Kelayan Binter dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai narasumber kompeten. Sesi pemaparan diawali oleh pihak Kejaksaan Negeri Dumai, dilanjutkan dengan penyampaian perspektif akademis oleh dosen dari Universitas Dumai.
Peserta FGD juga diajak mendalami materi melalui proses identifikasi masalah dan kebutuhan dari perspektif Pembimbing Kemasyarakatan (PK), serta identifikasi masalah dan peluang dukungan dari perspektif instansi mitra peserta FGD.
Kegiatan kemudian bermuara pada perumusan langsung program kerja Kelayan Binter oleh seluruh instansi dan mitra peserta FGD.
Seluruh hasil penyusunan program kerja tersebut dibacakan oleh perwakilan PK dengan dipandu oleh moderator, sebagai dokumen kesepakatan bersama untuk langkah aksi pemasyarakatan di Kota Dumai ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....