Kolaborasi Pemko Dumai Bersama Tanoto Foundation
- 08 Sep 2026 22:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Dumai - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) berkolaborasi dengan Tanoto Foundation menggelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini secara hybrid, di Gedung Sri Bunga Tanjung, Selasa 8 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Memperkuat Pengasuhan dan Stimulasi Dini pada 1000 HPK sebagai Fondasi SDM Unggul Kota Dumai Menuju Indonesia Emas 2045" ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Dumai, Muhammad Yunus.
Dalam sambutannya, Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas dukungannya terhadap program tumbuh kembang anak di Kota Dumai. Langkah ini dinilai strategis dalam mempersiapkan generasi penerus menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Pengembangan anak usia dini merupakan isu prioritas strategis yang membutuhkan dorongan dari semua pihak. Melalui workshop ini, kita berharap lahir inovasi dan kreativitas yang dapat dibagikan kepada masyarakat untuk mewujudkan generasi emas di Kota Dumai," ujar Yunus.
Sementara itu, Regional Lead Tanoto Foundation, Dendi Satria Utama, menjelaskan bahwa dukungan ini diberikan berdasarkan asesmen awal yang menunjukkan komitmen Pemko Dumai dalam RPJMD 2025-2029.
Menurutnya, perlu ada penguatan kapasitas lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta penyelarasan regulasi lokal dengan UU No. 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA).
"Terdapat 31.187 anak usia dini di Kota Dumai. Jika seluruhnya difasilitasi dengan pengasuhan dan stimulasi yang optimal, Kota Dumai akan memetik manfaat besar dari bonus demografi di masa depan," jelas Dendi.
Di sisi lain, Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul mengutarakan bahwa workshop ini selain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lintas sektor terkait Pengasuhan dan Stimulasi Dini, juga sebagai pembuka peluang inovasi kebijakan di daerah.
"Melalui kegiatan ini kita dapat mengumpulkan data serta informasi komprehensif terkait Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI)," imbuhnya.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini ditargetkan menghasilkan asistensi teknis untuk penyusunan pokok pikiran serta pemuatan Draft Rancangan Peraturan Wali Kota (Ranperwako) yang dijadwalkan pada September-Oktober 2026.
Sesi talkshow menghadirkan narasumber berkompeten, di antaranya, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bunda PAUD Kota Dumai Hj. Leni Ramaini, Direktur Pusat Kajian SDGs UIR (Tim Ahli), Dr. Azharuddin M. Amin, dan Perwakilan Tanoto Foundation.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pajabat instansi teknis, seperti Dinas Kesehatan, Dinas PPPA, Dinas DPPKB, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pendidikan, serta Kemenag Kota Dumai.
Adapun peserta workshop melibatkan jajaran Bunda PAUD dan TP-PKK tingkat kecamatan/kelurahan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), organisasi profesi kesehatan (IDAI, IBI, PERSAGI), mitra PAUD (HIMPAUDI, IGTK, IGRA, PP PAUD, Pokja PAUD), KUA, hingga seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Dumai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....