Wako H. Paisal Dukung Swasembada Pangan Nasional

  • 09 Mar 2026 19:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID,Dumai-Semangat swasembada pangan nasional bergelora di Kota Dumai. Wali Kota Dumai, H. Paisal, bersama Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, turun langsung ke lahan yang berlokasi di Jl. Arifin Achmad, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, untuk melaksanakan aksi penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026, Sabtu (7/3).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata Pemerintah Kota Dumai dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target besar pemerintah pusat dalam kemandirian komoditas jagung.

Sebelum mulai menanam, Wali Kota H. Paisal bersama Kapolres Dumai dan unsur Forkopimda terlebih dahulu mengikuti agenda penanaman jagung nasional secara virtual.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dari Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ini menjadi simbol keselarasan gerak antara pemerintah pusat dan daerah.

Melalui layar virtual, H. Paisal menyimak arahan strategis mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan stok pangan nasional tetap aman di tahun 2026.

Usai mengikuti arahan pusat, H. Paisal bersama rombongan langsung beraksi di lahan yang telah disiapkan.

Dengan penuh semangat, Wali Kota melakukan penanaman bibit jagung perdana sebagai bentuk motivasi bagi para petani lokal.

Dalam penyampaiannya, H. Paisal memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Dumai yang telah menjadi motor penggerak dalam program ini.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Kapolres dan seluruh jajaran Forkopimda. Sinergi ini menunjukkan bahwa urusan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami ingin para petani di Dumai merasa didampingi dan semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan mereka," ujar H. Paisal dengan optimis.

H. Paisal berharap gerakan penanaman serentak di Kuartal I ini menjadi awal yang baik bagi peningkatan produksi jagung di Dumai sepanjang tahun 2026.

Menurutnya, jika produksi jagung meningkat, maka ekonomi kerakyatan pun akan ikut terangkat.

"Tujuan akhirnya jelas, ketahanan pangan terjaga dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani kita, semakin meningkat," pungkasnya.

Rekomendasi Berita