Wanita 19 Tahun Ditemukan Tewas di Kandis, Pelaku Kritis Dihajar Massa

  • 02 Jul 2026 21:01 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Seorang perempuan berinisial SS (19) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Polisi menduga korban meninggal akibat tindak kekerasan dan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan korban pada siang hari dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, serta melakukan visum luar terhadap korban. Saat ini penyelidikan masih terus berlangsung," ujar AKP Raja Kosmos, Kamis 2 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Robert Siregar, yang pulang ke rumah saat jam istirahat kerja sekitar pukul 11.30 WIB. Saat tiba di rumah, dua keponakannya menangis dan menunjuk ke arah kamar.

Ketika memeriksa kamar, saksi mendapati korban dalam posisi tertelungkup di atas tempat tidur dengan luka pada bagian dahi, kondisi celana sedikit terbuka, serta sudah tidak sadarkan diri. Ruangan kamar juga ditemukan dalam keadaan berantakan. Kepada saksi, anak-anak yang berada di rumah menyebut seseorang yang mereka kenal dengan panggilan "Aceh" sempat datang ke rumah.

Pihak keluarga kemudian memanggil kerabat dan tenaga medis untuk memberikan pertolongan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 13.30 WIB, warga berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut saat berada di arah Kilometer 83 Kampung Kandis. Dari tangan pria tersebut ditemukan sebuah tas berisi lima unit telepon genggam, salah satunya diduga milik korban.

Saat dibawa kembali ke rumah korban, terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka-luka. Polisi kemudian mengevakuasinya ke Puskesmas sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan identifikasi sidik jari oleh Tim Inafis, pria tersebut diketahui bernama Abdullah (54), warga Kabupaten Pidie, Aceh, yang dikenal dengan panggilan "Ijal Aceh". Polisi menyebut yang bersangkutan merupakan pendatang yang selama sekitar empat bulan terakhir bekerja sebagai tukang bangunan di rumah orang tua korban.

Hasil visum luar yang dilakukan dokter Puskesmas Kandis menemukan adanya bercak darah di kepala bagian kanan atas, luka pada leher yang diduga akibat cekikan atau cakaran, serta luka lebam pada tangan kanan dan punggung korban.

Meski demikian, keluarga korban hingga kini belum memberikan persetujuan untuk dilakukan autopsi.

AKP Raja Kosmos menjelaskan, penyidik masih berupaya membujuk pihak keluarga agar bersedia dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban secara ilmiah. Sementara itu, terduga pelaku masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dengan pengamanan kepolisian.

"Setelah kondisi terduga pelaku memungkinkan, penyidik akan segera melakukan pemeriksaan. Selain itu, kami juga akan melengkapi alat bukti dan menggelar perkara untuk menentukan proses hukum selanjutnya," kata AKP Raja Kosmos.

Saat ini penanganan perkara dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Kandis dengan asistensi dari Satreskrim Polres Siak. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai motif maupun keterlibatan pihak lain hingga proses penyidikan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....