Polisi Musnahkan Belasan Rakit Dompeng Tambang Emas Ilegal di Kuansing

  • 10 Mar 2026 22:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kuantan Singingi– Polsek Cerenti bersama Pemerintah Kecamatan Inuman menertibkan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) jenis dompeng di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa 10 Maret 2026. Sebanyak 12 unit rakit dompeng yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal ditemukan.

Kapolsek Cerenti Iptu Feri Padli menyampaikan penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat dan pemberitaan media. Aktivitas PETI di wilayah Desa Pulau Busuk disebut telah meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak lingkungan.

“Penertiban ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama pemerintah daerah dalam menindak aktivitas penambangan emas tanpa izin. Kegiatan tersebut melanggar hukum serta menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem sungai,” ujar Kapolsek.

Sebelum menuju lokasi, personel Polsek Cerenti berangkat sekitar pukul 09.10 WIB menggunakan dua unit kendaraan roda empat dan tiga unit kendaraan roda dua. Rombongan kemudian bergerak menuju tepian Sungai Kuantan di Desa Pulau Busuk yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI.

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan 12 unit rakit dompeng yang berada di aliran Sungai Kuantan. Namun saat dilakukan pengecekan, seluruh rakit tersebut dalam kondisi tidak beroperasi dan tidak ditemukan para pelaku di lokasi.

“Terhadap rakit dan peralatan yang ditemukan tersebut, petugas langsung melakukan tindakan dengan cara dirusak dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas penambangan ilegal,” jelasnya.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin, karena selain melanggar hukum juga dapat merusak ekosistem sungai serta membahayakan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas PETI di wilayahnya,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita