Mahasiswa UPGRIS Produksi Film Mata Kuliah Drama Sinema

  • 20 Des 2024 20:15 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Unit Kegiatan Makasiswa (UKM) atau komunitas film dari sebuah perguruan tinggi menggarap sebuah film tentu menjadi hal biasa. Namun, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPGRIS memproduksi film dalam sebuah mata kuliah selama satu semester.

Semangat para mahasiswa mata kuliah Drama Sinema dari kelas 5A Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPGRIS dalam menuntaskan produksi menghasilkan karya film sangat luar biasa. Melalui wadah AKSARA (Apresiasi Karya Sinema Anak Nusantara) berhasil diputar film “Lintang Kebo Gerang” pada 18 Desember 2024.

Dosen pengampu, Ahmad Ripai SPd MPd mengatakan merasa bangga dengan para mahasiswa yang telah berhasil berproses hingga menghasilkan produk mata kuliah Drama Sinema.

Ini kali pertama kami upayakan untuk memproduksi film dan kemudian diputar untuk khalayak umum, tidak hanya untuk mahasiswa dari lingungan UPGRIS saja. Alhamdulillah, mahasiswa dari luar pun turut serta hadir mengapresiasi,” ungkapnya, Jumat (20/12/2024).

Baginya, film yang digarap dari hasil kerja mata kuliah memberikan tawaran dengan menganggat peristiwa mengenai weton sebagai salah satu tradisi Jawa. Hal ini yang merujuk pada hari kelahiran seseorang berdasarkan siklus kalender Jawa.

“Tentu dengan bumbu-bumbu kisah percintaan yang tidak jauh-jauh dari dunia remaja. Kisah percintaan yang setidaknya mendapati penolakan atas perhitungan weton yang tidak cocok bagi salah satu orangtua mereka,” tuturnya.

Sekretaris prodi PBSI UPGRIS, Dr Setia Naka Andrian MPd menuturkan menggarap sebuah film tentu bukan pekerjaan yang mudah dan sederhana. Banyak hal yang harus dilakukan secara sungguh-sungguh, termasuk mengatur waktu dari para mahasiswa saat memprosuksi sebuah film.

“Kami tentu menyambut baik laku serupa ini, setidaknya selepas usai menjalani proses perkuliahan, segala yang ditempuh selama satu semester tidak lenyap begitu saja. Ada upaya menempuh jalan keabadian yang dilalui oleh para mahasiswa dalam menghasilkan produk mata kuliah ini,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....