Bola Bekel, Permainan Tradisional yang Melatih Ketangkasan Anak
- 21 Sep 2026 12:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Permainan tradisional bola bekel menjadi salah satu bentuk permainan masa lalu yang mengandalkan ketangkasan, konsentrasi dan koordinasi gerak. Permainan ini dikenal di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Riau, dengan variasi penyebutan maupun perlengkapan. Di Riau, permainan sejenis juga dikenal dengan istilah batu basimbang atau permainan bekel.
Dikutip dari Direktorat Permuseuman, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Permainan Tradisional Indonesia (1998), Bola bekel umumnya dimainkan menggunakan sebuah bola kecil yang dapat memantul dan sejumlah biji bekel. Dalam beberapa bentuk permainan, biji tersebut dapat menggunakan benda kecil berbahan logam, plastik maupun kulit kerang.
Permainan dilakukan di permukaan yang rata agar bola dapat memantul dengan baik. Pemain melambungkan bola, kemudian mengambil atau mengatur posisi biji bekel sebelum kembali menangkap bola.
Cara bermain bola bekel membutuhkan kecepatan tangan sekaligus ketepatan gerak. Pada tahap awal, pemain biasanya mengambil biji satu per satu, kemudian dilanjutkan dengan jumlah yang lebih banyak sesuai tingkat permainan.
Jika pemain gagal menangkap bola, melakukan kesalahan dalam mengambil biji atau tidak mengikuti aturan yang telah disepakati, giliran dapat berpindah kepada pemain berikutnya. Pola permainan tersebut membuat bola bekel tidak sekadar mengandalkan keberuntungan, tetapi juga keterampilan dan konsentrasi.
Selain menjadi hiburan, permainan bola bekel memiliki sejumlah nilai yang dapat mendukung perkembangan anak. Kajian tentang permainan tradisional mencatat bahwa bekel dapat melatih ketangkasan, koordinasi tangan, konsentrasi, kesabaran dan sportivitas. Interaksi antarpemain juga memberikan ruang bagi anak untuk belajar mengikuti aturan, menunggu giliran serta menerima hasil permainan.
Di tengah semakin banyaknya pilihan permainan berbasis gawai, pengenalan kembali permainan tradisional seperti bola bekel dapat menjadi bagian dari upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Untuk Kabupaten Indragiri Hilir, pendokumentasian permainan tradisional perlu dilakukan secara lebih terarah agar diketahui bagaimana bentuk permainan, istilah lokal, cara bermain dan keberadaannya di masyarakat setempat. Dengan demikian, permainan yang pernah menjadi bagian dari aktivitas anak-anak tidak hanya tersimpan sebagai kenangan, tetapi juga memiliki catatan budaya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....