Yeye, Permainan Tradisional Anak yang Tetap Hidup di Indragiri Hilir

  • 16 Sep 2026 20:14 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Permainan tradisional yeye menjadi salah satu permainan anak yang tercatat sebagai bagian dari kekayaan permainan tradisional masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Dalam dokumen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, yeye atau lompat tali disebut sebagai permainan anak yang menggunakan karet gelang yang dijalin menyerupai tali, kemudian dilangkahi atau dilompati. Permainan ini tercatat menyebar di setiap kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dikutip dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Indragiri Hilir, permainan yeye tergolong sederhana karena tidak membutuhkan peralatan khusus. Karet gelang dirangkai hingga membentuk tali panjang, kemudian kedua ujungnya dipegang oleh pemain lain. Pemain yang mendapat giliran harus melompati karet dengan ketinggian yang terus meningkat. Dalam permainan yang dikenal di Riau, tingkatan lompatan dapat dimulai dari mata kaki, lutut, pinggang, dada, dagu, telinga hingga kepala.

Selain dimainkan secara perorangan, yeye juga dapat dilakukan secara berkelompok. Dua orang biasanya bertugas memegang karet, sementara pemain lainnya bergantian melompat. Permainan dapat dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi selama pemain mampu melewati karet tanpa menyentuhnya. Pola permainan seperti ini membuat anak-anak belajar mengikuti aturan, menunggu giliran, sekaligus berinteraksi dengan teman sebaya.

Keberadaan yeye di Indragiri Hilir juga menunjukkan bahwa permainan tradisional tidak selalu membutuhkan perlengkapan yang mahal atau teknologi. Sebuah kajian mengenai karakteristik sosial budaya anak usia dini di Indragiri Hilir mencatat yeye atau lompat tali sebagai salah satu permainan tradisional yang dimainkan anak-anak di daerah tersebut.

Di tengah semakin banyaknya pilihan hiburan digital, permainan seperti yeye dapat menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda. Permainan tradisional juga dapat menjadi ruang bagi anak untuk bergerak dan bermain bersama. Pemerintah Provinsi Riau dalam kegiatan budaya pada 2025 turut menampilkan yeye bersama sejumlah permainan tradisional lainnya sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....