Seni Tradisi Riau di tengah Gempuran Hiburan Modern
- 20 Sep 2026 21:29 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Perkembangan teknologi dan hadirnya beragam hiburan digital membuat generasi muda memiliki semakin banyak pilihan untuk mengisi waktu luang. Di tengah kondisi tersebut, seni tradisi tetap memiliki ruang untuk diperkenalkan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda saat ini.
Hal ini juga menjadi salah satu pembahasan dalam program Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru bertajuk “Anak Muda & Seni: Masihkah Panggung Tradisi Punya Tempat?” bersama Arrasyiid Rahmadhani, Putra Intelegensia Duta Remaja 2026 sekaligus penggiat seni pertunjukan Riau.
Dalam perbincangan tersebut, Arrasyiid melihat salah satu tantangan dalam mengenalkan seni tradisi kepada generasi muda adalah perbedaan minat dan lingkungan. Anak muda saat ini lebih dekat dengan gawai dan media sosial sehingga pertunjukan tradisional terkadang dianggap kurang menarik atau tidak sesuai dengan kehidupan mereka.
Namun, kondisi tersebut tidak berarti generasi muda kehilangan ketertarikan terhadap seni tradisi. Menurut Arrasyiid, masih banyak anak muda di Riau yang aktif maupun tertarik terhadap seni tari, teater, dan berbagai bentuk kesenian lainnya. Hal itu terlihat dari sejumlah pertunjukan di ruang-ruang seni yang justru turut dihadiri kalangan muda.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah mengemas nilai tradisi melalui bentuk pertunjukan yang lebih kreatif. Nilai-nilai budaya Melayu, misalnya, dapat disampaikan melalui teater, termasuk dengan memasukkan karya sastra lisan seperti gurindam ke dalam pertunjukan.
"Orang-orang muda sekarang lebih suka ada penyajiannya, ada medianya yang mereka lihat dan mereka dengar. Jadi kita bisa menggunakan media sosial sebagai perantara untuk menyampaikan nilai tradisi melalui karya monolog atau karya teater," jelas Arrasyiid.
Pengemasan tersebut juga dapat dilakukan tanpa menghilangkan nilai yang menjadi dasar sebuah tradisi. Arrasyiid menjelaskan, sejumlah karya tradisi memiliki pakem yang perlu tetap dipertahankan. Namun, bentuk penyajiannya dapat dieksplorasi melalui berbagai pendekatan seni pertunjukan sesuai dengan konteks dan karakter audiens.
Karena itu, keberadaan seni tradisi di tengah generasi muda tidak hanya bergantung pada minat untuk mengenalnya, tetapi juga bagaimana nilai-nilai tersebut diperkenalkan. Seni pertunjukan dapat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan warisan budaya dengan cara penyampaian yang lebih relevan bagi generasi saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....