Seni Pertunjukan Monolog Jadi Ruang Menyampaikan Isu Sosial dan Eksplorasi Diri
- 20 Sep 2026 21:22 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Seni monolog menjadi salah satu bentuk seni pertunjukan yang banyak ditekuni Arrasyiid Rahmadhani, Putra Intelegensia Duta Remaja 2026 sekaligus penggiat seni pertunjukan Riau. Hingga kini, ia telah tampil dalam belasan pertunjukan maupun perlombaan monolog.
Hal ini diungkapkan Arrasyiid ketika menjadi narasumber dalam Program Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru. Bagi Arrasyiid, monolog memiliki keunikan karena memberikan ruang bagi seseorang untuk menyampaikan isi hati sekaligus mengangkat berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
"Teater itu menurut saya cara paling mudah di mana kita sebagai manusia bisa menjadi manusia. Kita bisa mengutarakan seluruh isi hati dari monolog. Selain itu, kita juga bisa mengangkat isu-isu sosial, misalnya lingkungan sekitar atau isu sosial di Indonesia menjadi suatu pertunjukan monolog," jelasnya.
Dalam mempersiapkan sebuah pertunjukan, Arrasyiid biasanya terlebih dahulu melakukan observasi terhadap tema yang akan dibawakan. Ia mencari informasi dari berbagai pemberitaan terkini, kemudian mengembangkan ide tersebut menjadi naskah. Namun, naskah yang dibuat tidak selalu ditulis secara rinci karena masih memberikan ruang untuk improvisasi.
Menurutnya, improvisasi menjadi bagian penting terutama ketika monolog dipentaskan di ruang terbuka. Pelaku seni harus mampu membaca respons penonton dan menyesuaikan penyampaian agar pertunjukan tetap menarik tanpa kehilangan pesan yang ingin disampaikan.
Arrasyiid juga memiliki cara tersendiri untuk melatih ekspresi dan penghayatan. Salah satunya dengan menggunakan kalimat yang sama untuk berbagai emosi, seperti bahagia dan sedih. Ia juga kerap berlatih membaca potongan naskah pada malam hari karena merasa suasana lebih mendukung untuk mendapatkan penghayatan.
"Kalau saya pribadi, saya suka latihan monolog atau teater di tengah malam. Misalnya penggalan-penggalan naskah saya baca tengah malam, karena menurut saya tengah malam itu kita lebih deep, lebih dapat feel-nya," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....