Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri Gelar Sosialisasi Pencegahan Paham IRET di Siak

  • 10 Apr 2026 19:57 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Siak – Upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) terus diperkuat di lingkungan pendidikan. Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Riau menggelar sosialisasi bertajuk Sekolah Damai Tanpa Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme di SMK YAMATU Tualang, Kabupaten Siak, Jumat 10 April 2026.

Kegiatan yang dikemas sebagai “vaksinasi ideologi” ini dipimpin IPTU Umar Dhani dan diikuti sekitar 400 siswa serta puluhan guru. Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam pemaparannya, IPTU Umar Dhani menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.

“Generasi muda harus menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Jangan mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila dan kebhinekaan,” ujarnya.

Tim Satgaswil juga memberikan edukasi terkait bahaya IRET serta cara meningkatkan daya tangkal terhadap pengaruhnya. Materi sosialisasi menyoroti tren terbaru penyebaran paham tersebut yang kini semakin masif menyasar generasi muda melalui media sosial, game online, hingga berbagai konten digital.

Para siswa diingatkan untuk lebih bijak dan kritis dalam memanfaatkan ruang digital agar tidak terjebak dalam narasi yang menyesatkan.

“Saat ini penyebaran paham radikal banyak masuk melalui dunia digital. Karena itu, penting bagi pelajar untuk selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi,” katanya.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri dengan pihak sekolah dalam memperkuat pemahaman kebangsaan di kalangan pelajar. Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami bahaya IRET, tetapi juga mampu melakukan deteksi dini di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap toleransi, kewaspadaan, serta memperkuat wawasan kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....