Pemkab Siak Kumpulkan Mitra Dapur MBG

  • 12 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Siak - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar penandatanganan komitmen bersama dengan yayasan, mitra, serta pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar. Kegiatan ini menjadi yang pertama dilakukan di Provinsi Riau.

Penandatanganan komitmen tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, bersama para pengelola dapur SPPG yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Siak, Selasa 10 Maret 2026.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan para mitra pelaksana program agar kualitas layanan gizi bagi peserta didik tetap terjaga.

“Kami mengumpulkan seluruh yayasan, mitra, serta pengelola dapur SPPG untuk membuat komitmen bersama. Tujuannya agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.

Dalam komitmen tersebut ditegaskan bahwa setiap dapur SPPG wajib menyediakan makanan dengan komposisi gizi seimbang sesuai pedoman Badan Gizi Nasional. Menu yang disajikan harus mencakup unsur karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah dengan porsi yang sesuai kebutuhan gizi.

Selain memperhatikan kandungan gizi, pengelola dapur juga diminta menyusun variasi menu agar penerima manfaat tidak merasa bosan. Pemerintah daerah akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

Dari sisi keamanan pangan, seluruh dapur SPPG diwajibkan menerapkan standar higiene dan sanitasi dalam setiap tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, proses memasak hingga pengemasan makanan.

Pemkab Siak juga mendorong agar program MBG memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Pengelola dapur diminta memprioritaskan tenaga kerja dari lingkungan sekitar, termasuk ibu rumah tangga dan pekerja lokal sebagai bagian dari tim dapur maupun distribusi.

Selain itu, bahan baku makanan diharapkan berasal dari petani, peternak, dan nelayan lokal di wilayah Kabupaten Siak. Setiap dapur mitra program juga diminta memiliki sedikitnya 15 pemasok bahan pangan lokal untuk mendukung perputaran ekonomi daerah.

Dalam hal distribusi, makanan harus diantar tepat waktu ke sekolah atau lokasi penerima manfaat dalam kondisi layak konsumsi. Seluruh mitra dapur juga diwajibkan menyampaikan laporan distribusi harian serta penggunaan anggaran secara transparan melalui sistem pelaporan yang telah ditetapkan.

Saat ini jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Siak telah mencapai lebih dari 120 ribu orang yang tersebar di berbagai sekolah. Pemerintah daerah berharap komitmen bersama tersebut dapat memastikan program MBG berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi peserta didik.

Rekomendasi Berita