MBG Jangkau Sekolah Negeri dan Swasta, Penerima Manfaat di Riau Capai 1,4 Juta
- 24 Feb 2026 11:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Riau capai 1,4 juta yang berasal dari berbagai sekolah baik sekolah swasta dan negeri.
Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan hak anak yang harus diterima tanpa hambatan dari pihak mana pun, termasuk satuan pendidikan. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan pemerintah telah memberikan teguran kepada sejumlah sekolah swasta yang sebelumnya menolak pelaksanaan program tersebut.
Markarius menjelaskan bahwa MBG bukanlah kewenangan sekolah untuk menentukan boleh atau tidaknya siswa menerima manfaat. Ia mengingatkan agar pihak sekolah tidak menghalangi siswa yang ingin mengikuti program tersebut.
“MBG ini hak anak-anak, bukan hak sekolah. Jadi jangan sampai ada yang menghambat anak mendapatkan haknya,” ujarnya pada Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, sebagai solusi, sekolah diminta melakukan pendataan melalui kuesioner untuk mengetahui pilihan siswa. Anak-anak yang bersedia mengikuti MBG diminta memberikan persetujuan, sementara yang tidak ingin berpartisipasi membuat pernyataan tertulis.
“Setelah di data, ternyata sekitar 80 persen siswa memilih ikut program makan bergizi gratis,” kata Markarius.
Sementara itu, Penata Pelayanan Operasional KPPG Riau, Ahmad Wardana, menegaskan pelaksanaan program MBG yang dikoordinasikan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak membedakan status sekolah, baik negeri maupun swasta.
“BGN tidak melihat sekolah swasta atau negeri. Prinsip kami, makan bergizi adalah hak anak Indonesia,” katanya pada Selasa 24 Februari 2026.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlah penerima manfaat MBG di Provinsi Riau telah mencapai sekitar 1,4 juta orang. Selain siswa sekolah, program ini juga menyasar kelompok 3B seperti balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.
“Alhamdulillah, penerima manfaat terus bertambah dan semua sekolah berpeluang mendapatkan program ini,” tutur Ahmad.
Pemerintah daerah berharap seluruh sekolah dapat mendukung pelaksanaan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh anak-anak serta kelompok rentan di Provinsi Riau.