Tiga Sekolah Rakyat Beroperasi di Provinsi Riau

  • 15 Jan 2026 11:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mulai menunjukkan dampak nyata di Provinsi Riau. Hingga saat ini, sebanyak tiga sekolah rakyat telah beroperasi dan memberikan layanan pendidikan gratis berbasis asrama bagi ratusan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, menyampaikan bahwa dua sekolah rakyat berada di Kota Pekanbaru, sementara satu lainnya berlokasi di Kabupaten Rokan Hilir. Seluruh sekolah tersebut mulai beroperasi sejak tahun 2025 dan melayani jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Di Riau saat ini sudah ada tiga sekolah rakyat yang aktif. Dua berada di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya menerapkan sistem asrama,” ujar Zulfadli, Rabu, 14 Januari 2026.

Jumlah peserta didik yang mengenyam pendidikan di sekolah rakyat di Riau mencapai 225 siswa. Rinciannya, sebanyak 100 siswa menempuh pendidikan di sekolah rakyat Rumbai, Pekanbaru, 50 siswa di sekolah rakyat Asrama Haji Pekanbaru, serta 75 siswa di sekolah rakyat Kabupaten Rokan Hilir.

Menurut Zulfadli, program ini dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan berkualitas akibat keterbatasan ekonomi. Proses penerimaan siswa dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat, termasuk verifikasi data keluarga oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

“Sekolah rakyat menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang adil dan inklusif. Anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” katanya.

Tidak hanya berhenti di tiga lokasi, pemerintah pusat juga berencana memperluas jangkauan program sekolah rakyat di Riau. Pada tahun ini, satu sekolah rakyat baru ditargetkan dibangun di Kabupaten Kuantan Singingi.

Berbeda dengan sekolah rakyat sebelumnya yang memanfaatkan gedung yang sudah ada, sekolah rakyat di Kuansing akan dibangun dari awal menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemerintah menargetkan pembangunan rampung dan sekolah tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.

“Dengan penambahan sekolah rakyat ini, diharapkan semakin banyak anak-anak Riau yang terbantu dan memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” ujar Zulfadli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....