Tutup PTQ ke-55 RRI, Menag Tekankan Pentingnya Nilai Al-Quran bagi Bangsa

  • 28 Feb 2026 18:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menutup kegiatan Pekan Tilawatil Quran LPP RRI yang telah berlangsung 55 tahun. Ia mengapresiasi kemampuan RRI mempertahankan tradisi tersebut sebagai prestasi luar biasa yang patut dihargai seluruh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Indonesia turut merasakan manfaat besar dari penyelenggaraan acara tersebut setiap tahunnya. Kegiatan itu disebut sebagai pesta rakyat yang menghibur sekaligus memberi inspirasi untuk memperbaiki dan mempertahankan karakter bangsa.

“Seluruh masyarakat Indonesia juga merasakan manfaatnya acara ini, karena ini adalah salah satu pesta rakyat yang sangat menghibur dan sekaligus bisa memberikan inspirasi. Terhadap masyarakat kita untuk memperbaiki karakter dan mempertahankan karakter di tengah masyarakat yang sedang pesat berubah,” ujarnya usai menghadiri kegiatan Anugerah Pekan Tilawatil Qur'an ke-55 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia mengingatkan tanpa kompas ke depan, bangsa besar seperti Indonesia berpotensi menghadapi berbagai persoalan serius. Karena itu, keberadaan Al-Quran sebagai fondasi karakter fundamental dinilai penting membentengi masyarakat dari berbagai godaan.

Dengan berpegang pada nilai-nilai Al-Quran, Indonesia diharapkan tetap utuh dan mampu bertahan di tengah perubahan pesat. Ia menekankan ajaran tersebut menjadi dasar menjaga kekuatan moral masyarakat dalam menghadapi dinamika zaman.

Kepada para pemenang, ia berpesan agar tidak menyimpan kemampuan hanya untuk diri sendiri. Ia mendorong mereka membagikan pengetahuan kepada teman dan rekan, sekaligus mengamalkan nilai yang menjadi keunggulan pribadinya.

“Pada para pemenang jangan hanya manusia sendiri, tapi gunakan potensinya yang dimiliki itu juga membiaskan kepintaranya kepada orang lain. Ajarin teman-temannya, berbagi kepada rekan-rekannya, supaya kepintaranya juga ditularkan kepada yang lain,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo menyampaikan rasa syukur karena tradisi yang dimulai sejak lama dapat terus dilanggengkan hingga sekarang. Pada saat yang sama, RRI juga memiliki perhatian terhadap penguatan nilai spiritual dalam setiap kegiatannya.

Hendrasmo mengatakan, kaum muda diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia. Ia menegaskan peran RRI sebagai bagian dari upaya melakukan pemindahan nilai kepada generasi muda.

Menurutnya, generasi muda saat ini diharapkan mampu memberikan dukungan bagi kemajuan bangsa. Hal itu menjadi bagian dari peran RRI dalam melakukan pembinaan terhadap kalangan muda.

Adapun pembinaan tersebut mencakup aspek mental, akhlak, serta pelaksanaan ritual keagamaan. Hendrasmo mengatakan, RRI memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan sebagai bagian dari publik yang harus diabdi.

“Artinya ini peran RRI terhadap pembinaan generasi muda, dari mental, akhlak, ritual. Jadi kami punya tanggung jawab moral, tanggung jawab kelembagaan, bagian dari publik yang harus kami abdi,” ujarnya.

Rekomendasi Berita