Malaysia Ajak Warga Palembang Berwisata ke Selangor
- 05 Jan 2026 19:40 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Malaysia memperkuat penetrasi pasar pariwisata Indonesia dengan menggelar MATTA Travel Exchange (MTEX) di Palembang, Senin (5/1/2026). Roadshow ini menjadi strategi langsung untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata kedua negara dalam format bisnis yang terarah dan berbasis hasil.
MTEX diinisiasi Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Selangor Chapter bekerja sama dengan Tourism Malaysia. Untuk pertama kalinya, MTEX secara khusus masuk ke pasar Indonesia dengan membawa 19 agen perjalanan asal Malaysia, termasuk Tourism Selangor, guna bertemu mitra potensial dari Indonesia.
Chairman MATTA Selangor, Vijiya Kumar, menyebut, Selangor memiliki kekuatan produk wisata yang sangat besar untuk ditawarkan ke pasar Indonesia.
“Di Selangor saja kita memiliki sekitar 588 produk wisata, mulai dari kedai, taman tema, hingga hotel. Potensinya sangat luas dan belum sepenuhnya tergarap di Indonesia,” ujar Vijiya saat konferensi pers di Palembang, Senin (5/1/2026).
Ia menegaskan MTEX bukan sekadar ajang business matching, tetapi ruang strategis membangun kemitraan jangka panjang.
“Roadshow MTEX ke Indonesia mencerminkan komitmen kami memperkuat kehadiran pariwisata Malaysia di pasar regional utama dan menjajaki kolaborasi berkelanjutan,” katanya.
Promotion Executive Tourism Selangor, Ahmad Danial, menjelaskan, Selangor menawarkan ragam segmen wisata yang lengkap, mulai dari taman tema, ekowisata, hingga medical tourism.
“Kita punya SplashMania di dekat KLIA, Gamuda Cove, Nature Wonderland untuk ekopelancongan, juga wisata medis seperti rumah sakit Sunway dan Thomson. Hotel berbintang, pusat belanja seperti Sunway Pyramid dan GM Klang juga menjadi daya tarik utama,” jelas Danial.
Ia menambahkan, Selangor menjadi pintu masuk utama wisatawan Indonesia ke Malaysia karena keberadaan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
“Pelancong dari Indonesia yang datang ke Malaysia umumnya langsung ke Selangor. Itu salah satu kekuatan kami,” ujarnya.
Dari sisi pelaku industri Indonesia, Ketua ASITA Sumatera Selatan, Feby Yoland, menilai MTEX menjawab kebutuhan agen perjalanan akan pembaruan produk wisata Malaysia.
“Selama ini pasar mengenal Kuala Lumpur dan Penang. Padahal Selangor punya banyak produk baru yang potensial dijual, apalagi sekarang sudah ada penerbangan langsung. Ini peluang besar bagi outbound dan inbound,” kata Feby.
| Baca juga: Ribuan Warga Padati Car Free Day Palembang |
Data Tourism Selangor menunjukkan Indonesia merupakan salah satu pasar utama.
“Pada 2025, dari Januari hingga September, tercatat 132.222 wisatawan Indonesia menginap di hotel-hotel Selangor. Indonesia masuk lima besar negara penyumbang wisatawan ke Selangor,” ungkap Danial.
Seiring momentum Visit Malaysia 2026 yang disinergikan dengan Visit Selangor 2026, Selangor juga mengandalkan produk ikonik seperti Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (Masjid Biru), Batu Caves, dan Sky Mirror di Kuala Selangor yang hanya ada dua di dunia.
Melalui pendekatan yang fokus pada jejaring dan kolaborasi konkret, MTEX menegaskan perannya sebagai katalis pertumbuhan industri perjalanan Malaysia sekaligus membuka peluang baru bagi agen perjalanan Indonesia untuk memperluas portofolio produknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....