Potensi Wisata Jalan Kaki Palembang, dari Sungai Musi hingga Museum Terbuka

  • 04 Jun 2026 19:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kota Palembang memiliki potensi besar untuk wisata jalan kaki berbasis sejarah dan budaya dari Sungai Musi dan kawasan peninggalan.
  • Menurut pelaku usaha biro wisata, Zaim, konsep open museum mampu menghidupkan cerita dan pengalaman wisata yang lebih berkesan.
  • Mengunjungi situs bersejarah sambil mempelajari kisahnya menjadi strategi menarik wisatawan.
  • Sebanyak 80 persen peserta tur Palembang Good Guide berasal dari warga lokal yang ingin mengenal kotanya lebih dalam.

RRI.CO.ID, Palembang - Kota Palembang menyimpan potensi wisata jalan kaki yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Kawasan bersejarah, pinggiran Sungai Musi, hingga perkampungan tua menjadi aset wisata yang menunggu untuk dihidupkan.

Pelaku usaha biro wisata Palembang Good Guide, Zaim menyampaikan hal tersebut pada Minggu, 31 Mei 2026. Ia menjadi narasumber di acara SPADA Budaya dan Pariwisata Pro 2 RRI Palembang.

Ia menilai bahwa Palembang memiliki kekayaan warisan budaya atau heritage yang sangat melimpah. Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut sebenarnya sudah dapat dijadikan destinasi wisata tanpa perlu membangun atraksi baru.

"Tidak akan ada pariwisata tanpa adanya pembeda, tidak akan ada orang berwisata kalau dia tidak mencari perbedaan," ujar Zaim. Ia menyebut keunikan Palembang justru sering tidak disadari oleh warga lokalnya sendiri.

Zaim menyebut konsep open museum atau museum terbuka sebagai pendekatan yang relevan untuk Palembang. Setiap bangunan, perkampungan, dan kawasan kota ia anggap sebagai situs hidup yang menyimpan lapisan sejarah panjang.

"Ketika kita hanya sekilas lewat di kawasan tersebut tanpa tahu ceritanya, itu menjadi gedung yang biasa saja," ujarnya. Namun ketika narasi dihidupkan oleh pemandu wisata, kawasan itu berubah menjadi pengalaman yang benar-benar berkesan.

Sungai Musi menjadi salah satu aset wisata paling potensial untuk dikembangkan lebih jauh. Zaim mengungkapkan bahwa Palembang Good Guide bahkan mengembangkan aktivitas khusus bernama Musi Tour dengan program unggulan Ngopi di Kapal Ketek.

Menariknya, ia mengungkapkan sekitar 80 persen peserta tur Palembang Good Guide justru berasal dari warga Palembang sendiri. Ini membuktikan bahwa warga lokal pun haus akan pengalaman mengenal kotanya secara lebih mendalam dan bermakna.

"Hari-hari mereka mungkin puluhan tahun hidup di Palembang, tapi mereka hanya lewat saja di kawasan tersebut," kata Zaim. Menurutnya, wisata jalan kaki hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin merasakan pengalaman wisata yang lebih utuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....