Minuman Tradisional Ini Bertahan di Tengah Tren Minuman Kekinian
- 26 Jul 2026 23:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Es Dawet Ayu Asli Banjarnegara berhasil bertahan di pasaran sejak 2018 dengan mengandalkan konsistensi dalam menjaga kualitas produk.
- Minuman tradisional ini memadukan bahan-bahan pilihan berupa dawet, santan segar, gula merah, dan es yang menghasilkan cita rasa manis menyegarkan.
- Meskipun banyak minuman kekinian bermunculan, minuman tradisional seperti Es Dawet Ayu masih memiliki peminat yang setia di kalangan konsumen.
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah menjamurnya minuman kekinian, Es Dawet Ayu Asli Banjarnegara tetap mempertahankan pelanggannya dengan menjaga cita rasa dan kualitas. Konsistensi tersebut membuat minuman tradisional ini terus diminati masyarakat sejak mulai beroperasi pada 2018.
Gerai Es Dawet Ayu kini melayani pelanggan di Jalan Sukabangun II, Palembang. Dalam empat tahun terakhir, usaha tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat yang mencari minuman tradisional dengan rasa yang tetap terjaga.
Es Dawet Ayu merupakan minuman khas Banjarnegara, Jawa Tengah. Minuman ini memadukan dawet, santan segar, gula merah, dan es yang menghasilkan rasa manis serta menyegarkan.
Gerai tersebut buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Setiap porsi dijual seharga Rp7.000 dengan ukuran yang sama setiap hari.
Seluruh dawet diproduksi sendiri setiap pagi menggunakan bahan baku pilihan. Santan dan gula merah juga diolah langsung sebelum disajikan agar kesegaran dan cita rasanya tetap terjaga.
Karyawan Es Dawet Ayu, Clarisa, mengatakan seluruh proses produksi dilakukan sejak pagi untuk memastikan kualitas minuman tetap konsisten hingga diterima pelanggan.
"Dawetnya kami buat sendiri setiap hari. Santan dan gula merah juga kami olah sendiri supaya rasanya tetap segar," ujarnya, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut Clarisa, setiap proses pembuatan memerlukan penyesuaian takaran sesuai kondisi bahan baku. Meski demikian, standar rasa tetap dipertahankan agar pelanggan memperoleh kualitas yang sama setiap hari.
"Setiap pembuatannya memang bisa sedikit berbeda. Tapi kami tetap jaga supaya rasa dan kualitasnya tidak berubah," ujarnya.
Ia menambahkan pengolahan santan menjadi tahap yang paling menentukan kualitas minuman. Santan dimasak hingga matang agar menghasilkan cita rasa gurih dan tidak mudah asam.
"Kalau santannya dimasak dengan benar, rasanya lebih gurih dan tahan lebih lama. Itu yang selalu kami jaga setiap hari," ujarnya.
Salah seorang pelanggan, Zallfa, mengaku memilih Es Dawet Ayu karena cita rasanya tetap konsisten setiap kali membeli. Menurutnya, perpaduan santan dan gula merah menghasilkan rasa yang pas tanpa berlebihan.
"Saya sudah beberapa kali beli di sini. Rasanya tetap sama, santannya gurih dan dawetnya lembut," ujarnya.
Zallfa mengatakan Es Dawet Ayu menjadi pilihan saat cuaca panas karena memberikan sensasi segar hingga tegukan terakhir. Ia menilai kualitas yang terus dijaga menjadi alasan minuman tradisional tersebut mampu bersaing dengan berbagai minuman modern.
Laporan Hanifa Turrohmah mahasiswa magang Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....